Grid.ID Networks | Jumat, 28 Juli 2017 | SIGN IN | SIGN UP

Alternating Current

  • Sabtu, 27 Juli 2013 23:00 WIB

Alternating Current

Anna berpikir kalau Faris enggak tahu, kalau Anna tahu. Anna tahu jam berapa Faris biasanya keluar rumahnya dan berangkat ke sekolah, naik sepeda putih kesayangan Faris, yaitu jam enam lewat dua puluh menit. Dan Anna akan membuka jendela kamarnya dan melihat Faris dari jendelanya. Anna kemudian akan keluar, menghabiskan sarapannya, dan baru berangkat ke sekolah sekitar sepuluh menit setelah Faris berangkat.

 

Faris, cowok tinggi dengan kulit kecokelatan, rambut ikal yang jatuh turun, mata yang besar, dan  senyum manis kesukaan Anna. Oh dan mungkin kesukaan cewek-cewek lain juga. Bukan hanya Anna yang sadar betapa manisnya senyum Faris. Suara Faris yang bisa dibilang cempreng untuk ukuran cowok, matanya yang akan menyipit saat tertawa, dan lesung pipit di pipinya yang menambah daya tarik Faris.

 

Anna berpikir kalau Faris enggak tahu, kalau Anna bahkan tahu berapa jumlah tas yang Faris punya. Tas biru tua yang dipakainya hari ini, tas hitam selempang yang biasanya dia pakai hari Jumat, tas abu-abu yang sudah dia coret-coret dan biasa dipakai saat hari santai, tas hitam kecil yang dia pakai saat main, dan tas merah Liverpool-klub bola kesukaan Faris-yang hanya dia pakai saat Liverpool menang, yang artinya jarang banget, karena Liverpool lebih banyak kalahnya.

 

Anna berjalan santai menuju sekolah, sambil menikmati udara segar pagi memenuhi paru-parunya. Rumah dia dan Faris memang dekat, hanya beberapa meter dari sekolah. Sebenarnya ada alasan kenapa Anna selalu berangkat setelah Faris berangkat.

 

"Anna!" panggil suara yang familiar dari belakangnya. Anna menoleh, mendapati Mbak Tiyas, kakak Faris, berdiri enggak jauh di belakang Anna dengan seragam sekolah lain. Sekolah Mbak Tiyas itu sekolah swasta yang harus ditempuh dengan angkot, dan sekolah Anna dan Faris itu sekolah negeri yang dekat rumah.

 

Reporter : Astri Soeparyono
Editor : Astri Soeparyono

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×