Grid.ID Networks | Selasa, 25 Juli 2017 | SIGN IN | SIGN UP

I Love You, My Brother

  • Minggu, 21 September 2014 23:00 WIB

I Love You, My Brother

"Taraaa!!!" Sapaan itu mengagetkanku begitu saja. Seperti matahari terik yang menghujam Bandara Soeta hari itu, rasa panas juga kini ikut menghujam-hujam jantungku. Aku seperti bermimpi. Aku seperti berada dalam dunia khayal yang secara bodoh aku ciptakan di tengah keramaian siang bolong tersebut. Aku terbengong. Bagaimana tidak? Seorang cowok tampan dan berbadan tegap khas Vino Bastian menyapaku dan sedang berjalan menuju padaku. Padahal aku tidak tahu siapa dia, darimana dia dan tujuan apa yang membuatku terhenyak seperti ini. Oh tidaaak! Sekarang ia mendekat. Mendekat dan berhenti tepat di hadapanku. OHHH NOOO! BAGAIMANAAA INI?

 

"Heiii, ada yang bisa saya bantu? Apa saya mengenal Anda?" tanyaku sopan.

 

Pria itu terdiam. Ia mengerutkan keningnya. Ia tampak kebingungan. Lalu beberapa detik kemudian pria itu menggaruk rambutnya. Dengan lekat, ia kembali memandangi diriku yang mungkin kini juga memandanginya dengan tampang bodoh. Tak lama, wajahnya berubah lebih yakin. Ia bahkan berani mengelus lembut rambutku sehingga berhasil membuat jantungku seperti genderang yang ditabuh berkali-kali.

 

"Gue pasti enggak akan salah. Lo itu Tara, kan? Adik gue?"

 

Aku pun terdiam dan berpikir. Lalu tersentak mendengar kata-katanya. "Adik?"

 

Reporter : Astri Soeparyono
Editor : Astri Soeparyono

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×