Grid.ID Networks | Rabu, 26 Juli 2017 | SIGN IN | SIGN UP

Ketika Cinta Datang

  • Minggu, 14 Juli 2013 23:00 WIB

Ketika Cinta Datang

Aku ingin jatuh cinta. Seperti dulu aku jatuh cinta padamu. Pada matamu yang menghimpun lautan. Pada tubuh hutan hujan tropismu. Pada suaramu yang serupa candu. Aku ingin jatuh cinta seperti ketika aku jatuh cinta padamu.

 

Aku tahu, tak mungkin ada yang bisa sepertimu, tak ada. Tak mungkin ada yang bisa menggantikanmu. Dalam dadaku ini, senantiasa ada ruang yang sejak dulu, tak pernah diisi oleh siapa pun, selain namamu. Hanya namamu.

 

Kamu memang tak benar-benar mengharapkan aku. Bagimu, aku hanya seorang sahabat. Cukup. Tidak lebih. Tak ingin lebih. Kamu lebih memilih perempuan lain, yang menurutmu cantik, seksi, pintar, dan banyak alasan lain, untuk bisa membuatmu jatuh cinta.

 

Sedangkan jatuh cinta padaku, bagimu seperti sebuah dosa. Lantas jadilah kita hanya sahabat. Kamu menceritakan semua yang terjadi dalam hidupmu padaku. Aku mengatakan semua hal, kecuali perasaanku padamu yang sesungguhnya.

 

Setiap kali kamu menceritakan hubunganmu dengan pacarmu, kali itu juga, selalu ada yang membara dalam dadaku. Aku cemburu. Cemburu pada perempuan yang menjadi kekasihmu. Terkadang, saat kamu memutuskan untuk mengakhiri hubunganmu dengan seseorang, aku merasakan sebuah kebahagiaan. Entahlah, aku merasakan kepuasan yang luar biasa ketika kamu memutuskan untuk tidak lagi menjalin hubungan dengan seseorang.

 

Reporter : Astri Soeparyono
Editor : Astri Soeparyono

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×