Grid Networks | Senin, 23 April 2018 | SIGN IN | SIGN UP

Pengakuan Cewek yang Berhubungan Seks Saat Remaja dengan Alasan Membuktikan Cinta & Pelajaran Agar Kita Enggak Mengikutinya

  • Senin, 16 April 2018 20:31 WIB

Jangan sampai diikuti ya, girls | .

Aku enggak tahan lagi dan meminta putus. Pacarku dengan gampangnya langsung mengiyakan keinginanku itu. Setelah putus, dia benar-benar menghilang. Saat itu aku sadar kalau ternyata dia enggak benar-benar sayang.

Aku menyesal banget. Sampai sekarang aku malu kalau ketemu orang baru. Aku takut kalau enggak ada yang mau menerima aku karena aku udah enggak perawan.

Setiap malam, aku cuma bisa berdoa supaya selalu diberi kekuatan menjalani ini semua.”

(R, 17 tahun, seperti diceritakan di majalah KaWanku edisi 139)

(Baca juga: mitos soal oral seks yang selama ini bikin salah kaprah)

Apa yang bisa kita pelajari?

Jatuh cinta kadang bikin otak kita seperti diatur sama perasaan. Rasanya, apa aja yang diminta oleh pacar, kita pun punya keinginan untuk menuruti tanpa berpikir panjang.

Seringkali, situasi ini menjebak kita masuk ke perangkap cowok ‘nakal’, seperti pacarnya R.

Bukan tidak mungkin pacar kita juga akan meminta kita untuk membuktikan kasih sayang lewat hubungan seks. Padahal, sayang tidak selamanya diwujudkan dalam bentuk hubungan seks. Perhatian kita kepadanya seharusnya bisa menjadi bukti dari kasih sayang.

Karena itu, jika kita memang tidak mau dan belum siap, jangan mau dipaksa. Kita berhak menolak, termasuk ketika dia mengancam. Malah, jika diancam, itu membuktikan kalau sebenarnya dia enggak sesayang itu sama kita. Jadi, untuk apa dipertahankan?

Reporter : Administrator
Editor : Ifnur Hikmah

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×