Grid Networks | Jumat, 20 April 2018 | SIGN IN | SIGN UP

7 Pidato Paling Inspiratif dari March For Our Lives 2018

  • Senin, 26 Maret 2018 11:48 WIB

Inspiring! | .

Setidaknya lebih dari satu juta siswa bersama para pendukung antisenjata memenuhi jalanan di Washington DC, Amerika Serikat, pada Sabtu 24 Maret 2018. Aksi demonstran tersebut ialah untuk menentang keras kekerasan senjata api dan merespon berbagai kasus penembakan yang kerap terjadi di Amerika Serikat.

Dinamakan March for Our Lives, gerakan ini meminta pembuat kebijakan untuk meloloskan hukum ketat soal senjata api. Peserta demonya tidak hanya dari Washington saja, tapi juga dari California dan Minnesota. Unjuk rasa ini diumumkan hanya beberapa hari setelah penembakan Hari Valentine di Marjory Stoneman Douglas High School di Parkland, Florisa.

Sejumlah siswa menyampaikan pidatonya di antara sorak soari demonstran lain. Berikut adalah 7 pidato yang paling inspiratif dari March For Our Lives 2018!

(Baca juga: Selain Penembakan di Florida, Ini 4 Kasus Penembakan di Sekolah di Amerika Lainnya yang Mengejutkan)

Edna Chavez

Edna adalah seorang siswa dari Manuel Arts High School Los Angeles yang kakaknya ditembak mati di depan rumahnya di tahun 2007. Ia mengatakan bahwa kekerasan senjata ini telah terlalu normal di lingkungannya.

“Isu ini normal – normal sampai titik saya lebih dulu belajar cara menghindar dari peluru sebelum saya belajar membaca.”

Cameron Kasky

Cameron Kasky adalah siswa dari Stoneman Douglas. Pidatonya ia tujukan kepada para politisi yang nantinya akan mereka pilih di pemilihan umum Amerika Serikat.

“Demonstrasi ini bukanlah klimaks dari aksi gerakan kami, ini adalah sebuah permulaan. Jika hari ini terlihat baik, maka tunggulah esok hari.”

Reporter : Indra Pramesti
Editor : Indra Pramesti

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×