Grid Networks | Selasa, 21 November 2017 | SIGN IN | SIGN UP

Dear Cowok, Ini Yang Seharusnya Dilakukan Bila Pacar, Saudara atau Teman Cewek Kamu Dilecehkan

  • Minggu, 22 Oktober 2017 12:50 WIB

Not sorry, that I'm not your baby. | foto: dok. potentash.com

Beberapa waktu lalu saya berlibur ke sebuah negara yang mengharuskan saya berpakaian serba tertutup.

Di sebuah sore yang cerah, saya berjalan kaki bersama rekan seperjalanan menikmati jembatan indah yang dibangun di abad ke-16.

Tiba-tiba ada seorang cowok masih muda yang menegur dan minta berfoto. Saya menyanggupi karena ini adalah kesekian kali saya sebagai turis diajak berfoto warga setempat. Tidak seperti biasanya, cowok ini merangkul bahu saya seraya difoto oleh temannya.

Selesai berfoto, dia mengucapkan kata-kata dalam bahasa lokal yang tidak saya mengerti. Nampaknya kemampuan bahasa Inggris-nya memang sangat sedikit.

Lalu suatu hal mengejutkan terjadi. Tiba-tiba dia meremas bokong saya. Saya terhenyak luar biasa kaget dan nyaris tak percaya ini terjadi.

Dia tertawa seolah baru saja melontarkan lelucon. Saya menendangnya. Dia masih cengengesan. Saya pukul lengannya. Dia beringsut pergi sambil masih tersenyum.

Saya kembali menendangnya dan bergegas menghampiri teman saya yang duluan berjalan di depan. Saya menceritakan kejadian menjijikkan tadi. Teman saya langsung berteriak, “We will call the police about this!”

Lelaki itu kini bergabung nongkrong sama teman-temannya. Seorang lelaki lain yang melihat hal ini menghampiri kami.

Dia langsung meminta maaf dan berkata bahwa di negara ini memang ada kalangan yang tidak berpendidikan serta berperilaku kurang ajar. Saya tetap marah dan bilang kalau ini kejadian yang benar-benar tidak mengenakkan.

Dia kembali minta maaf. Dari sudut mata, saya melihat remaja lelaki yang melecehkan saya tadi beringsut pergi bersembunyi. Saya yang malas memperpanjang masalah di negara orang, akhirnya pergi dari tempat kejadian. Saya pergi dengan hati marah, kecewa dan sedih. Semua berpadu jadi satu.

Reporter : Trinzi Mulamawitri
Editor : Trinzi Mulamawitri

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×