TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
News & Entertainment

Penjelasan Mengapa Jarum Jam Berputar ke Arah Kanan

  • Astri Soeparyono
  • Posted on : Selasa, 29 Desember 2015

Penjelasan Mengapa Jarum Jam Berputar ke Arah Kanan

Kita sering mendengar istilah "searah jarum jam" untuk putaran ke arah kanan. Itu karena jarum jam berputar ke arah kanan. Mengapa jarum jam berputar ke arah kanan? Sepertinya tak ada masalah meski jam berputar ke arah kiri. Bagaimana cara manusia zaman dahulu memutuskan arah berputar jam?

(foto: geekswithblogs.net)

 

(Baca juga: Jam 9 Malam Saatnya Matikan Handphone)

 

Jam Matahari, jam tertua di dunia

Asal mula arah putaran jam ini adalah dari jam matahari. Jam tertua  di dunia ini adalah jam untuk mengetahui waktu dengan berpatokan pada perubahan posisi panjang bayangan tongkat yang di tanam di permukaan tanah. Digunakan sejak 2000 SM sampai jam mesin dibuat pada abad 17 sebagai cara yang tepat untuk mengetahui waktu.

 

Di Bumi bagian utara, Matahari terbit dari timur, melewati selatan, kemudian terbenam di barat (sebelah kiri), tepat siang hari ada di utara dan bayangan di sore hari ada di timur (sebelah kanan). Dari pergerakan bayangan inilah arah perputaran jam mesin dibuat ke kanan.

 

Bukan hanya jam, benda-benda lain yang berputar juga banyak yang perputarannya kea rah kanan. Misalnya alat penimbang berat badan,thermometer, speedometer di mobil dan banyak lagi.

 

(Baca juga: Dampak Bertambah Satu Detik di Bumi 30 Juni 2015 Terhadap Internet)

 

Jam Matahari Bumi bagian selatan berputar sebaliknya

Di Bumi bagian selatan seperti Australia, Matahari terbit dari timur, melewati utara, lalu terbenam di barat. Berbeda dengan Bumi bagian utara, bayangannya ada di sisi selatan. Pergerakan bayangan jam Matahari pun berkebalikan dengan jam Matahari di Bumi bagian utara, yaitu berputar ke kiri. Sehingga pada saat siang hari, bayangannya menunjuk arah selatan.

 

Lantas, mengapa arah perputaran jam yang dipakai bukan arah di Bumi bagian selatan? Itu karena Bumi bagian utara merupakan daerah pusat lahirnya peradaban di Bumi.

 

Peradaban Mesir, Mesopotamia, Indus dan Sungai Kuning semuanya ada di Bumi bagian utara. Daratan di dunia ini sebagian besar berada di Bumi bagian utara dan hanya sedikit di Bumi bagian selatan. Karena itulah banyak peradaban lahir di Bumi bagian utara. Seandainya daratan lebih banyak berada di Bumi bagian selatan, mungkin saja jam yang kita pakai saat ini arah jarumnya berputar ke kiri.(Sumber: Mengenal Antariksa, Elex Media Komputindo)

 

(Baca juga: Kebiasaan Baik Satu jam Sebelum Tidur)

 

(nationalgeographic.co.id)

 

 

Penulis :

  • Astri Soeparyono

  • Editor in Chief untuk cewekbanget.id. Percaya kalau cewek bisa dan boleh jadi apa aja yang dia mau, asal mau usaha dan kadang usaha ekstra! :*

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×