TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
News & Entertainment

Persamaan dan perbedaan Little Prince versi animasi dan buku

  • Muti Siahaan
  • Posted on : Rabu, 28 Oktober 2015

Persamaan dan perbedaan Little Prince versi animasi dan buku

Little Prince atau judul aslinya Le Petit Prince merupakan buku terkenal karangan Antoine de Saint-Exupery yang pertama kali diterbitkan tahun 1943. Buku tipis ini merupakan salah satu yang paling banyak diterjemahkan diseluruh dunia. Walau ini sudah buku lama tapi ceritanya masih tetap jadi favorit banyak orang hingga sekarang. Enggak hanya karena ceritanya yang penuh fantasi dan sederhana tapi juga karena makna yang dalam dibalik semua cerita yang ada di dalamnya.

 

 

Gambar ilustrasi

Salah satu ciri khas dari buku Little Prince adalah ilustrasi sedehana tapi menggemaskan yang dibuat oleh Antoine de Saint-Exupery, termasuk covernya. Walau pun sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa tapi cover bukunya sama dengan yang aslinya. Dalam film kita akan melihat ilustrasi yang sama persis dengan yang ada di buku.

 

(baca juga: 4 Hal Yang Menyentuh Dari Film Little Prince)

 

Ada 27 cerita

Kalau kita membaca buku Little Prince , ada sekitar 27 cerita singkat tentang seorang pilot tua yang nyasar di sebuah gurun dan bertemu dengan Pangeran Cilik yang jatuh ke bumi dari sebuah astroid. Seluruh buku berkisah bagaimana Pangeran Cilik  ini berpetuang dari satu planet ke planet yang lain. Sementara di film hanya mengambil beberapa bagian dari petualangannya ini.

 

 

Versi muda vs versi tua

Dalam buku Little Prince tokoh utamanya digambarkan masih muda seperti Sang Pilot, Sang Pangeran Cilik dan bunga mawar. Namun dalam film kita akan ketemu seperti apa mereka versi setelah tuanya. Coba tebak sendiri yang mana ya!

 

 

 

 

Quote terkenal

Ada banyak kutipan yang bisa diambil dari buku tipis ini. Tapi ada dua yang sangat terkenal dan muncul juga dalam film. Ini merupakan percakapan antara Pangeran Cilik dan Rubah, yang kalau diresapi lebih dalam berbicara soal hubungan antara manusia.

On ne voit bien qu'avec le cœur. L'essentiel est invisible pour les yeux.  ( Hanya dengan hati orang bisa melihat dengan jelas. Yang penting adalah apa yang tidak terlihat oleh mata.)


Tu deviens responsable pour toujours de ce que tu as apprivoisé. ( Kamu bertanggung jawab untuk selama-lamanya atas siapa yang telah kamu jinakkan.)

 


(muti, foto: radiotimes.com, tumblr, paramount pictures.com, thelittleprince.com)

 

Penulis :

  • Muti Siahaan

  • Suka banget menulis, travelling & yoga. Namaste ^^

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
v