TULIS
ARTIKEL
 
SIGN IN | SIGN UP
News & Entertainment

Teman Saat Libur Lebaran, Ini 4 Alasan Kita Wajib Nonton Film Sweet 20 dari Morgan Oey

  • Natalia Simanjuntak
  • Posted on : Minggu, 25 Juni 2017

Foto: Morgan Oey

Di Hari Raya Idul Fitri nanti, bakal banyak film-film Indonesia yang tayang menghibur kita nih, salah satunya Sweet 20.

Film garapan Ody C. Harahap ini diadaptasi dari film Korea berjudul Miss Granny, yang recananya tayang mulai 25  Juni 2017 mendatang.

Meski sempat mendapat kritik dari berbagai kalangan karena mengadaptasi film dari Korea, ternyata Sweet 20 memang memiliki kesempatan secara resmi dari CJ Entertaiment untuk merombak film ini bersama dengan Starvision Plus.

Nah, buat yang pengin tahu lebih lanjut, berikut ini 4 alasan kita wajib nonton film Sweet 20 menurut Morgan Oey!

(Lihat di sini, tips diet ala Morgan Oey)

 

Film Lintas Generasi

Sweet 20 pas banget buat ditonton bareng keluarga, buat mengisi family time di saat liburan lebaran, apalagi dibintangi oleh pemain-pemain yang keren dari lintas generasi.

“Kita rilis saat lebaran yang pas banget buat family time. Selain itu, pemainnya juga dari lintas generasi, jadi enggak salah kalau ditonton bareng keluarga,”  terang Morgan.

Mulai dari generasi 50-an seperti Slamet Rahardjo, Widyawati Sophiaan, Rima Melat, Niniek L. Karim.

Lalu di generasi 70-an ada Lukman Sardi, Cut Mini, Tika Panggabean.

Dan, kolaborasi dengan para generasi millenial seperti, Tatjana Saphira, Kevin Julio, Morgan Oey, Alexa Key.

 

Bercerita Tentang Mimpi dan Harapan

Mengisahkan seorang perempuan bernaman Fatma dengan usia 70 tahun (Niniek L. Karim) kembali muda menjadi Fatma di usia 20 tahun (Tatjana Saphira) dengan banyak mimpi dan harapan yang belum ia capai.

“Ya karakter utamanya si Fatma yang mendapat kesempatan kedua untuk bisa meraih mimpinya menjadi seorang penyanyi saat kembali menjadi Fatma muda,” cerita Morgan.

Di sini juga menjadi kegalauan Fatma, akankah dia memilih untuk tetap menjadi muda dan meninggalkan keluarganya?

Atau mengubur mimpi-mimpinya menjadi seorang penyanyi terkenal dan kembali hidup sebagai Fatma di usia 70 tahun.

 

Tetap Pakai Budaya di Indonesia

Meskipun film ini merupakan adaptasi dari Korea dan bahkan juga sudah diadaptasi oleh beberapa negara di Asia, Sweet 20 punya banyak perbedaan.

Film yang ditulis oleh Upi ini memiliki karakter yang tetap mengambil budaya dan kearifan lokal di Indonesia.

Nanti bakal adegan soal lebaran dan dangdutan yang udah menjadi budaya di Indonesia.

 

Playlist-nya yang Asyik

Menurut Morgan, film ini juga seru buat ditonton karena playlist alias soundtrack-nya yang remake dari lagu-lagu lawas.

Sebuah film bagus juga biasanya didukung sama soundtrack-nya yang asyik.

Beberapa lagu lawas yang di remake ada Bing, Payung Fantasi, Layu Sebelum Berkembang dan sebagainya.

Soundtrack-nya jadi mendukung banget sama suasana film yang juga lawas (vintage).

(Morgan Oey ternyata lebih nyaman akting, ini alasannya)

 

Berikut ini teaser dari film Sweet 20 yang enggak boleh kita lewati!

 

(Sara)

Penulis :

  • Natalia Simanjuntak

  • Creative Writer (nsimanjuntak94@gmail.com) (ig: @natalsrs)

KOMENTAR KAMU :

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
v