Grid.ID Networks | Rabu, 26 Juli 2017 | SIGN IN | SIGN UP

Batas-Batas Pencitraan Yang Boleh Dilakukan

  • Jumat, 13 Februari 2015 00:00 WIB

Batas-Batas Pencitraan Yang Boleh Dilakukan

Tanpa disadari, kita melakukan pencitraan demi mendapatkan suatu imej tertentu di lingkungan. Menurut Dra A. Kasandra Putranto, psikolog dari Kasandra & Associates, "Sekarang, tekanan untuk tampil keren itu tinggi banget. Namun, hal itu tidak diimbangi dengan kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga akhirnya pada berbohong, deh," ungkap Kasandra. Sebenarnya, sejauh mana, sih, pencitraan yang boleh dilakukan?

 

Enggak Mengedit Foto Secara Berlebihan

Enggak mau dong dikenal sebagai si muka editan? Karena itu, hindari mengedit foto secara berlebihan. Kita bisa memilih angle yang pas dan menonjolkan kelebihan. Misalnya, mengambil foto dari samping atau memanfaatkan bantuan cahaya. Hindari mengubah bentuk tubuh, seperti membuat tubuh jadi super langsing, membuat pipi jadi tirus, atau membuat bibir jadi lebih tipis karena itu mengubah keadaan yang sebenarnya.

 

Enggak Banyak-Banyak Berbohong

 

Ketika kita berbohong, besar kemungkinan di lain waktu kita akan berbohong lagi. Karena itu, jangan sering-sering berbohong. Misal, jika kita berbohong menghabiskan malam minggu bareng gebetan padahal aslinya cuma sendiri, enggak perlu ditambah dengan menulis status yang memperkuat kebohongan itu, pura-pura check in di suatu café yang pura-puranya adalah tempat kita nge-date dan membanjiri timeline dengan perasaan bahagia karena habis nge-date padahal aslinya cuma di rumah.

 

Reporter : Ifnur Hikmah
Editor : Ifnur Hikmah

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×