Semangat Rayakan HUT RI ke-78, Intip Kisah dan Hal-hal Penting Terkait Bendera Indonesia

Rabu, 16 Agustus 2023 | 13:15
foto: kompas.com

Bendera Merah Putih

Dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Sekretariat Negara, dalam catatannya, Ibu Fatmawati menjelaskan bahwa kain yang ia gunakan adalah pemberian dari Pimpinan Barisan Propaganda Jepang, Hitoshi Shimizu.

Kain tersebut kemudian diantarkan oleh Chaerul Basri pada Oktober 1944 ke Jalan Pegangsaan 56, Jakarta.

Dilansir dari Kompas.com, diketahui bahwa Hitoshi Shimizu memberikan kain tersebut atas permintaan dari Soekarno.

Terdiri dari dua blok kain berbahan katun halus yang berwarna merah dan putih.

Panitia bendera kebangsaan, yang dibentuk setelah sidang tidak resmi pada 12 September 1944 yang dipimpin Soekarno, memutuskan menggunakan warna merah dan warna putih.

Warna merah adalah simbol berani dan warna putih adalah simbol suci.

Selain itu, warna merah dan putih menjadi jati diri bangsa Indonesia.

KEMDIKBUD via Kompas.com

Bendera Merah Putih pertama, Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih

Kedua kain tersebut kemudian dijahit oleh Fatmawati menjadi sebuah bendera.

Ukuran Bendera Pusaka Sang Merah Putih yang dijahit oleh Fatmawati memiliki panjang 300 cm dan lebar 200 cm.

Namun, dilansir dari Kompas.com, pada 13 November 1944 bendera diukur ulang, kemudian diketahui bahwa ukuran bendera adalah panjang 276 cm dan lebar 199 cm.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-78 dengan Kepoin Sejarah Pasukan Pengibar Bendera

2. Pengibaran pertama Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih

Halaman Selanjutnya

Untuk pertama kalinya Bendera Pusaka Sang Saka…
Tag

Sumber Kompas.com, Kementerian Sekretariat Negara