Dane DeHaan: Terobsesi Dengan Akting dan Teater (Part 1)

By Astri Soeparyono, Senin, 25 Agustus 2014 | 16:00 WIB
Dane DeHaan: Terobsesi Dengan Akting dan Teater (Part 1) (Astri Soeparyono)

Tampil di panggung sejak umur lima tahun, Dane DeHaan selalu terobsesi dengan akting dan teater. Sampai berpikir akan selalu jadi aktor seumur hidupnya.

 

(Baca juga: Dane DeHaan, Penjahat yang Bikin Jatuh Cinta)

 

"I've always wanted to be an actor. Tidak ada yang mengagetkan. It was just always how I liked to spend my time," Sejak kecil, Dane sepertinya sudah tahu kalau akting adalah passion terbesarnya. Di umur lima tahun, Dane sudah mulai bermain teater. Penampilan pertamanya adalah sebuah teater di gereja berjudul Aesop's Fables.

Selanjutnya Dane pun tumbuh dengan menghabiskan waktu di klub teater. Dane akan berlatih di klub teater sekolah lalu menghabiskan enam sampai delapan jam untuk berlatih di komunitas tetater di kotanya, Allentown. "I was obsessed with acting," ucap cowok bermata biru ini.

Hobi bermain teaternya ini terus berlanjut hingga dia masuk SMA di Emmaus High School. Sebagai anak teater sekaligus ketua kelas, Dane punya banyak teman yang jadi suporternya saat tampil di teater sekolah.

Tapi Dane ngaku enggak terlalu tertarik sama urusan sekolah. Di kepalanya cuma ada teater. Dane bahkan suka enggak sabar menunggu kelas selesai karena ingin buru-buru pergi ke Theatre Outlet atau Civic Theatre di Allentown untuk belatih .

(Baca juga: Dane DeHaan, Resep Persahabatan Harry Osborn dan Peter Parker)

Keseriusan dan bakatnya dalam teater bikin Dane memutuskan untuk pindah ke University of North Carolina School of the Arts saat dia kelas 3 SMA, mengikuti program khusus selama satu tahun lalu melanjutkan kuliah di sana.

Dane makin terjerumus dalam dunia akting, khususnya teater. Di sini juga Dane direkrut oleh agen yang membawanya bermain teater di Broadway, New York dan akhirnya mengantarnya sampai ke Hollywood.