Time To End Abusive Relationship!

By , Rabu, 12 Desember 2012 | 16:00 WIB
Time To End Abusive Relationship! (cewekbanget)

Abusive adalah tindakan yang menyakiti orang lain, baik secara fisik ataupun mental. Di sini kita enggak ngomongin soal cowok yang nyakitin dengan sifatnya yang genit, atau sikap annoying nya yang gampang cemburu, atau tukang selingkuh. Kita ngomongin cowok yang suka nyakitin kita baik secara emosional maupun fisik. Cowok seperti ini adalah cowok yang harus kita hindari. Walaupun sulit, tapi langkah tegas untuk ninggalin cowok kasar harus dilakukan.

Kebanyakan dari kita sulit untuk putus dari cowok yang kasar, karena kebanyak cowok jenis ini selalu bisa menarik kembali hati kita dengan hadiah dan sikap yang bikin kita mau maafin dia. Entah dia beliin kado? Atau bunga? Bahkan cowok jenis ini rela nangis di depan kita supaya kita mau maafin tindakan kasarnya, betul enggak? Kalau jawabannya iya berarti kita butuh bantuan untuk menghentikannya.

Wake up call

Ambil album foto kita waktu kecil. Lihat foto kita waktu umur 3-5 tahun. Pikirkan, apakah pantas anak kecil yang ada di foto itu dikasarin? Karena sebagian besar dari anak kecil yang ada di foto itu adalah bagian dari diri kita.

 

Ceritakan

Ceritakan tindakan kasar cowok kita selama ini kepada teman atau konsultasi ke guru BP, bukan untuk menjelek-jelekan si cowok, tapi untuk lihat pandangan orang lain tentang hubungan yang sedang kita jalani. Kalau mereka mendengarnya dengan ekspresi terkaget-kaget, berarti sesuatu yang enggak normal dan enggak pantas untuk dilakukan udah dia lakukan. Dan itu adalah satu pertanda kalau kita harus ninggalin cowok ini.

Putusin dia dengan sepihak karena cowok yang kamu hadapin seperti diatas bukan cowok yang baik untuk diajak ngomong. Mereka akan nyaktin lagi dengan kata-kata atau tangannya. Tulis surat dan jelaskan kenapa kamu ninggalin dia. Tulis detailnya dan jangan takut kalau dia akan sakit hati membaca tulisan kita. Selain untuk menghukum dia, mana tahu dengan surat tersebut bisa jadi wake up call buat dia.

 

Hindari

Jangan jawab SMS, Telfon, BBM, mention Twitter, Facebook, pokoknya jangan berhubungan dengan cowok ini lagi. Ini saatnya kita bilang "enough is enough."

Girls, satu hal yang harus kita tahu dan tanamkan di benak kita, abusive relationship is not relationship. Kalau dia sayang sama kita, dia enggak akan nunjukkinnya dengan hempasan telapak tangannya atau kata-kata yang merendahkan kita.

(gita,foto: psychcentral.com)