Grid Networks | Jumat, 20 April 2018 | SIGN IN | SIGN UP

11 Mitos Tentang Kasus Perkosaan yang Wajib Kita Tahu!

  • Rabu, 28 Februari 2018 06:30 WIB

11 mitos soal perkosaan yang enggak perlu kita percaya! | foto: kbr.id

Kasus perkosaan dan kekerasan seksual bukan lagi masalah yang baru di Indonesia. Semakin banyaknya praktik kejahatan ini terjadi, semakin kencang pula mitos-mitos tidak benar yang berkenaan dengan perkosaan.

Parahnya, mitos-mitos yang terus berkembang ini merugikan korban pemerkosaan. Berdasarkan Lembar Fakta Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan 2014 – k12, yuk, kenali 11 mitos soal perkosaan yang enggak perlu kita percaya!

(Baca juga: 7 Tanda Kalau Pacar atau Gebetan Kita Adalah Seorang Narsistik)

Korban Berpakaian Minim

Faktanya, korban bisa merupakan anak kecil atau bahkan berjenis kelamin laki-laki. Banyak korban perkosaan malah berpakaian formal, bahkan berpakaian muslim.

Yang Cantik yang Diperkosa

Faktanya, siapa saja bisa menjadi korban perkosaan, baik itu laki-laki, perempuan, remaja, orang dari berbagai kelompok, usia, suku, dan agama.

Berjalan Sendiri di Tempat Sepi

Faktanya, perkosaan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Baik siang, malam, di sekolah, kantor, bahkan rumah.

Korban Tidak Melawan Berarti Menikmati Perkosaan

Reporter : Indra Pramesti
Editor : Indra Pramesti

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×