Grid.ID Networks | Jumat, 22 September 2017 | SIGN IN | SIGN UP

40% Kasus Kekerasan Seksual Dibungkam dan Terhenti di Tengah Jalan. Salah Siapa?

  • Senin, 28 Agustus 2017 20:45 WIB

Kenapa korban harus dibungkam? | Kasus Kekerasan Seksual di Indonesia

Mei lalu, seorang anak berusia 4,5 tahun diduga menjadi korban pelecehan seksual di sekolahnya sendiri, TK Mexindo, Bogor. Tuduhan atas kasus ini ditujukan kepada penjaga sekolahnya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bukan tanpa bukti, melainkan ibu dari korban sudah melakukan pemeriksaan terkait bercak darah yang ada di celana dalam anaknya. Hasil dari dokter membuktikan kalau ada benda yang dipaksa tapi susah sehingga jadi digesek-gesek sampai menimbulkan lecet di sekitar mulut vagina. Korban pun sudah bisa menjelaskan secara langsung tentang perlakuan enggak terpuji yang ia terima dari penjaga sekolahnya.

Ibu dari korban juga berusaha melaporkan kejadian ini ke polisi hingga Lembaga Perlindungan Anak (LPA). Tapi nyatanya sampai sekarang, kasus ini belum menemukan titik terang. Terlebih lagi, justru dari pihak LPA, meminta sang ibu untuk bungkam dan enggak memviralkan kejadian ini, dilansir dari akun Instagram @thenewbikingregetan.

undefined
(foto: @thenewbikingregetan)

Kasus kekerasan dan pelecehan seksual adalah masalah serius yang bisa menimpa siapa saja, dari kalangan mana saja, mulai dari usia berapa saja. Keadilan dan hak untuk merasakan keamanan, itu lah yang dibutuhkan bagi korban.

undefined
(doc. Cewekbanget.id)

Juga dilansir dari Komnas Perempuan, selama tahun 2016 ada 259.150 kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan yang dilaporkan dan ditangani, di mana ini meliputi dari beberapa ranah, yaitu ranah personal, komunitas, dan negara.

undefined
(foto: dramabeans.com)

Kekerasan ini bisa mencakup kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan psikis, dan kekerasan ekonomi. Dalam lingkup personal, kekerasan yang paling sering terjadi adalah kekerasa terhadap istri (KTI) menempati peringkat pertama 5.784 kasus (56%), disusul kekerasan dalam pacaran 2.171 kasus (21%), kekerasan terhadap anak perempuan 1.799 kasus (17%). Untuk ranah sosial, kekerasan yang paling banyak pada kekerasan seksual di ranah komunitas adalah perkosaan (1.036 kasus) dan pencabulan (838 kasus).

Banyak kasusnya kekerasan seksual seharusnya bikin kita semakin peka untuk melihat serta memahami bentuk-bentuk apa saja dimaksud sebagai kekerasan seksual, lengkapnya bisa baca di sini.

(Baca juga: Kita Harus Tahu, 5 Tips Mencegah Pelecehan Seksual di Angkutan Umum Online Menurut Hannah Al Rashid)

Alasan Kasus Kekerasan Seksual Banyak Dibungkam

undefined
(foto: dramabeans.com)

Muncul pertanyaan, kenapa kasus kekerasan seksual sering dibungkam dan enggak jarang ‘memaksa’ korban untuk diam serta enggak meminta keadilan. Enggak sedikit pula yang menyalahkan korban atas kasus yang terjadi.

Reporter : Debora Gracia
Editor : Debora Gracia

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×