Grid Networks | Senin, 28 Mei 2018 | SIGN IN | SIGN UP

5 Persiapan Ini Bikin Kita Lebih Gampang Mengajukan Persyaratan Buat Dapat Beasiswa LPDP

  • Rabu, 16 Mei 2018 12:15 WIB

Pengin mencoba beasiswa LPDP? | instagram.com/TasyaKamila

Lulus aja belum, kenapa mesti mikirin untuk dapetin beasiswa dari sekarang? Eits, mendingan buang jauh-jauh pikiran kayak gitu, soalnya untuk mengajukan sekaligus dapetin beasiswa, ada persiapan yang mesti kita lakukan dari sekarang. Apalagi kalau kita kepengin mengajukan beasiswa dari LPDP, alias Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.

Persaingan buat mendapatkan beasiswa LPDP lumayan ketat, lho. Beasiswa yang dikelola Kementerian Pendidikan, Keuangan, dan Agama ini cukup populer di kalangan pelajar Indonesia. Melalui beasiswa ini, sudah banyak pelajar Indonesia yang dibiayai untuk melanjutkan studi magister dan doktoral di dalam maupun luar negeri.

Kalau kita kepengin di masa depan lebih mudah mengajukan persyaratan buat mengajukan beasiswa ini, yuk cari tau lewat artikel 5 Persiapan Ini Bikin Kita Lebih Gampang Mengajukan Persyaratan Buat Dapetin Beasiswa LPDP Nantinya. Klik halaman selanjutnya!

Baca juga: 5 Cara Supaya Kita Bisa Lolos dan Mendapatkan Beasiswa Bidik Misi

1. Pertahankan IPK sebaik mungkin dan mulai peka sama isu terkini

Untuk mengajukan beasiswa LPDP di jenjang magister alias S2, minimal kita harus memiliki IPK 3,00. Kalau mau mengajukan beasiswa di jenjang S3, kita harus memiliki IPK minimal 3,25. Jadi, selama kuliah usahakan kita bertahan di IPK yang aman, paling enggak di atas 3,00 untuk jaga-jaga.

Selain itu, kita juga mesti mulai peka sama pengetahuan umum dan isu terhangat saat ini. Ketika tes dan wawancara nanti, kita bakal ditanya soal wawasan dan isu terkini. Kalau sudah terbiasa dari sekarang, kita enggak perlu repot lagi melakukan yang namanya sistem kebut semalam.

Baca juga: 5 Beasiswa Keringanan Biaya Untuk Jenjang S1 Yang Bisa Kita Dapatkan Saat Kuliah

2. Tingkatkan kemampuan berbahasa kita, terutama kalau pengin mengajukan beasiswa ke luar negeri

Salah satu beasiswa LPDP yang paling diminati sama pelajar Indonesia adalah beasiswa ke luar negeri. Beasiswa ini bukan cuma dipakai sebagai alasan buat jalan-jalan sambil kuliah, lho. Kemampuan berbahasa kita juga mesti setara sama orang lokal yang memang tinggal di negara yang kita juga. Apalagi kalau keterima nanti, kita mesti belajar menggunakan bahasa mereka.

Nah, salah satu syarat buat mengajukan beasiswa LPDP ke luar negeri adalah sertifikat bahasa, baik IELTS, TOEFL, TOAFL, ataupun DELF, tergantung negara yang kita tuju. Daripada mempersiapkannya ketika sudah mepet, lebih baik kita belajar bahasa asing untuk sertifikasi ini dari sekarang.

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Beasiswa S2

3. Tentukan perguruan tinggi dan jurusan yang kita tuju dari sekarang

Kalau niat kita enggak main-main, poin yang satu ini penting. Ketika mengajukan beasiswa LPDP, salah satu persyaratan wajibnya adalah mengumpulkan study plan. Dalam study plan ini, kita mesti menjelaskan program studi apa yang kita minati dan mengapa kita memilihnya.

Selain itu, kita juga harus mencantumkan rencana apa yang akan kita berikan untuk Indonesia, setelah lulus dari program studi ini. Oh ya, rencana topik tesis juga harus disisipkan dalam study plan ini. Intinya, kita harus benar-benar tau apa yang akan kita lakukan dan mengapa kita melakukan hal itu.

4. Yakinkan diri bahwa kita mengajukan beasiswa LPDP karena memang pengin berkontribusi buat Indonesia

Apa sih sebenarnya alasan kita mengajukan beasiswa LPDP ini? Kalau cuma kepengin nabung, niat jalan-jalan ke luar negeri, ataupun karena kepentingan pribadi, mending ubah niat kita dari sekarang. Tenang aja, hal-hal barusan bakal jadi bonus kalau kita mendapatkan beasiswa ini, yang penting itu niat buat memajukan negara sendiri, girls.

Soalnya, niat ini bakal berpengaruh sama tulisan essay plus wawancara yang kita jalanin. Beasiswa ini memang hanya ditujukan buat kita yang mau berkontribusi membuat Indonesia jadi negara yang lebih baik. Selain itu, ada juga psikotes yang bakal mengungkap motif kita. Kita cuma bisa ikutan tes beasiswa LPDP dua kali seumur hidup, lho. Jadi, luruskan niat dulu.

5. Sering-sering baca blog tentang pengalaman mereka yang pernah mengikuti tes seleksi beasiswa LPDP

Pengalaman setiap orang ketika menjalani seleksi beasiswa LPDP berbeda-beda, mulai dari persiapan sampai mengikuti rangkaian tes dan wawancara. Dengan belajar dari pengalaman mereka, kita enggak akan linglung lagi ketika sudah mendekati hari pengumpulan berkas dan tes serta wawancara.

Selain itu, kita juga bisa buka situs resmi LPDP buat keterangan umum soal beasiswa ini.

Reporter : Lana Syahbani
Editor : Lana Syahbani

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×