Grid Networks | Senin, 18 Desember 2017 | SIGN IN | SIGN UP

5 Pertanyaan Tentang Bau Vagina, Akhirnya Terjawab

  • Sabtu, 2 Desember 2017 12:24 WIB

Bukan hal tabu lagi buat membahas soal vagina! | foto: pinterest

Secara alami, vagina yang dimiliki cewek punya bau dan aroma yang khas. Tapi enggak banyak dari kita tahu tentang berbagai pertanyaan seputar bau vagina yang sering dianggap tabu.

Biar enggak lagi penasaran, yuk simak 5 pertanyaan tentang bau vagina yang akhirnya terjawab!

(Baca juga: Vulva, Klitoris, G-Spot, dan Bagian-bagian Vagina yang Perlu Kita Tahu)

Vagina berbau amis saat sedang menstruasi, normal enggak ya?

Pada dasarnya saat kita sedang menstruasi, vagina akan mengeluarkan bau yang khas dan itu termasuk normal. Meskipun banyak dokter yang berpendapat kalau darah menstruasi tidak mengeluarkan bau, tetap saja saat darah bercampur dengan minyak dan bau alami tubuh, serta keringat, vagina akan semakin mengeluarkan bau yang terkesan amis dan kuat.

Yang perlu diwaspadai adalah saat bau yang amis dan kuat tersebut terjadi setelah menstruasi berhenti, disertai dengan rasa gatal. Biasanya hal itu disebabkan oleh infeksi. Infeksi bisa disembuhkan kok, jadi lebih baik kita ke dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut.

Bagaimana cara mengetahui bau vagina yang normal?

Dalam keadaan normal, bau vagina kita sedikit kecut yang disebabkan oleh adanya Lactobacillus, yakni bakteri baik yang berfungsi melawan kuman. Kenali bau vagina yang normal dan tidak normal dengan klik di sini.

Adakah cara membuat vagina berbau lebih baik?

Makanan yang masuk ke dalam tubuh pasti memberi pengaruh terhadap keringat, bau badan, hingga bau pada vagina. Nanas sempat disebut dapat memengaruhi bau vagina menjadi lebih baik, meskipun belum ada penelitian yang secara signifikan memperkuat kebenaran tersebut. Selain itu, sayur-sayuran hijau dan yogurt juga baik untuk vagina karena mampu melawan bakteri buruk. Dan yang paling penting adalah banyak minum air putih.

Reporter : Indra Pramesti
Editor : Indra Pramesti

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×