Grid Networks | Jumat, 20 April 2018 | SIGN IN | SIGN UP

Curhat Dua Blogger Cewek yang Pernah Mengalami Kekerasan dari Pacarnya. Posesif Belum Tentu Sayang

  • Minggu, 26 November 2017 20:20 WIB

Curhat dua cewek yang pernah mengalami kekerasan dalam pacaran.

Seseorang yang menyayangi kamu akan memperlakukan kamu dengan baik dan penuh kasih sayang. Ya, mudah untuk kita mengucapkan kebenaran tersebut karena pada kenyataannya enggak semua orang bisa membuktikan perkataannya.

Katanya sayang sama pacarnya, tapi malah dipukul. Katanya sayang sama pacarnya, tapi enggak dibuktikan dengan perbuatan.

Dua cewek ini pernah mengalami kekerasan dalam pacaran. Mereka membagi kisahnya bukan untuk ingin dikasihani, tapi mau berbagi kepada mereka di luar sana, mungkin termasuk kita, yang masih bungkam dan terjebak dalam hubungan yang enggak sehat.

Karena sejatinya, kekerasan dalam pacaran itu harus dihentikan.

(Baca juga: 35 Cewek Indonesia Jadi Korban Kekerasan Seksual Setiap Harinya)

Kisah Pertama: “Pacarku yang Posesif, Mengurungku di Kamar dan Memukulku.”

Diangkat dari kisah nyata dari seorang blogger bernama Titaz, yang pernah berjuang untuk melawan rasa trauma setelah mengalami kekerasan dalam pacaran.

“Kejadiannya waktu aku masih kuliah, aku pernah pacaran dengan cowok yang satu jurusan denganku. Hanya dia setahun di bawah angkatanku.

Awalnya hanya teman main sampai akhirnya kami jadian, kira-kira 1,5 tahun lamanya. Dia cowok yang perhatian banget, selalu bersedia mengantar jemput aku ke mana-mana.

Apalagi dulu aku sudah bekerja sebagai penyiar radio, yang sering pulang larut, tapi dia selalu setia menemaniku. Bagiku dulu yang biasanya mandiri dan ke mana pun sendirian, aku senang punya pacar perhatian.

Reporter : Debora Gracia
Editor : Debora Gracia

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×