Grid Networks | Jumat, 20 April 2018 | SIGN IN | SIGN UP

Jatuh Cinta dan Pacaran dengan Orang yang Belum Pernah Kita Temui. Kok Bisa?

  • Rabu, 4 April 2018 19:23 WIB

Pahami dan ambil pelajaran dari kisah ini, girls! | .

Salah atau tidak? Tentunya tidak. Karena sebagai manusia, itu termasuk hal yang normal.

undefined
(ilustrasi foto: buzzfeed)
Rasa suka yang terpupuk akan menjadi sayang, apalagi setelah jadi pacar, dan ketika kita sayang dengan seseorang, maka kita akan lebih mengurangi ego dan mau rela berkorban untuk orang yang kita sayang. Rela berkorban waktu, tenaga, atau mungkin materi. Hal ini bisa dilihat dari sikap Adora dan Gendis yang rela pergi ke luar kota untuk mencari sosok pacarnya yang sebenarnya.

Namun, di samping itu, menurut Aron juga, kita akan lebih mudah terikat sekaligus penasaran dengan pasangan yang masih menyimpan misteri dalam dirinya. Artinya, ada hal yang kita tahu belum diungkapkannya. Hal itu yang bikin kita pengin menggali terus-menerus, walau mungkin akan menyesal ketika mendapatkan jawabannya.

Jadi, rasa suka dan sayang itu timbul dari ketertarikan, keinginan dalam diri, kebutuhan, dan juga faktor lingkungan sosial kita. Dan itu bisa dibangun bahkan lewat medsos.

Tidak ada yang salah jatuh cinta dengan seseorang yang kenal lewat medsos, girls, yang salah adalah ketika kita tidak yakin apakah orang tersebut beneran nyata atau sekadar di dunia maya saja.

(Baca juga: 6 Hal yang Pasti Akan Kita Rasakan Saat Harus Menjomblo Lagi Setelah Lama Pacaran)

Di medsos, seseorang bisa jadi siapa saja. Kita yang harus tetap waspada!

Di medsos, setiap orang bisa membentuk citra diri menjadi siapa pun yang ia inginkan, bahkan dengan identitas palsu. Tapi kita tidak akan pernah tahu bagaimana karakter aslinya kalau tidak pernah ketemuan langsung.

Kita juga harus pintar agar tidak mudah tertipu oleh siapa pun itu. Baca infografis di bawah ini agar kita terhindar dari kisah serupa dengan Adora atau Gendis, ya!

undefined
(doc. cewekbanget.id/Amanda Siswandani)
Intinya, girls, menggunakan medsos apa pun sebenarnya tidak salah, asal kita bisa membedakan mana kehidupan nyata dan maya. Jangan sampai kita terbelenggu dalam kehidupan maya yang dibangun oleh diri sendiri hingga lupa dengan bahaya yang bisa disebabkannya.

Reporter : Debora Gracia
Editor : Debora Gracia

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×