Grid Networks | Kamis, 23 November 2017 | SIGN IN | SIGN UP

Kenapa Remaja Rentan Depresi dan Bunuh Diri?

  • Rabu, 22 Maret 2017 17:00 WIB

Kenapa Remaja Rentan Depresi Dan Bunuh Diri?

Kadang-kadang, kita merasa enggak bahagia dan berujung ke perasaan frustasi dan depresi. Sebenarnya, wajar jika kita sesekali kita merasa enggak bahagia. Perubahan hormon yang terjadi di masa pertumbuhan membuat emosi seringkali jadi kurang stabil.

 

Menurut data dari webmd.com, delapan dari sepuluh remaja merasa depresi saking kurang bahagianya. Depresi ini umumnya terjadi dalam rentang usia 15-30 tahun dan kadang-kadang dipengaruhi oleh genetik atau keturunan. Seorang remaja yang berasal dari keluarga dengan latar belakang depresi besar kemungkinan akan mengalami depresi juga.

 

Sampai sekarang, belum ada tes kesehatan secara spesifik yang bisa mendeteksi depresi ini. Padahal, jika enggak ditanggapi dengan serius, depresi ini bisa berbahaya. Salah satunya muncul keinginan untuk bunuh diri.

 

Selain genetik dan perubahan hormon, ada beberapa penyebab kenapa remaja sering merasa depresi.

 

Tekanan

Tekanan yang dialami di masa remaja sangat berat karena kita berada dalam tahap peralihan dari masa kanak-kanak yang bebas dan santai tanpa beban ke masa dewasa yang mulai mengenal tanggung jawab. Kadang, kita enggak siap untuk merasakan hal ini sehingga muncul tekanan-tekanan yang membuat depresi.

Reporter : Marti
Editor : Marti

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×