Grid.ID Networks | Kamis, 17 Agustus 2017 | SIGN IN | SIGN UP

Ketika Mantan Pacar Deketin Teman Kita Sendiri, Salah Enggak Sih Kalau Jadi Sedih?

Reporter : Debora Gracia
Editor : Debora Gracia

Salah Enggak Ya Kalau Jadi Sedih?

Banyak yang bilang, dua orang yang pernah pacaran lalu putus, tetap ada perasaan baper yang enggak bisa hilang kalau salah satunya jadian dengan orang lain. Kita bisa setuju, bisa juga enggak. Tapi enggak bisa dibohongi, seseorang yang pernah hadir dalam hidup kita meninggalkan memori yang seringnya, enggak bisa dilupakan.

Tahap berikutnya setelah putus adalah harus melihat dia yang punya kesempatan dekatin atau bahkan pacaran dengan cewek lain. Kalau ceweknya enggak kita kenal sih, enggak masalah, ya, tapi bagaimana keadaannya kalau mantan dekatin teman kita sendiri? Perasaan sedih, cemburu, sekaligus pula kesal, semua bercampur menjadi satu rasa yang kita juga bingung menamakannya.

Salah enggak sih, kalau kita merasa sedih ketika mantan deketin teman kita sendiri? Meskipun sudah berstatus mantan, kenapa dia enggak mau menjaga perasaan kita? Lalu muncul asumsi lain di benak kita, jangan-jangan dia sudah suka duluan dengan teman kita, saat kita masih jadian dengannya. Atau, jangan-jangan dia sengaja memilih untuk putus karena dia sudah suka cewek lain duluan. Kita mulai membuat pertanyaan-pertanyaan yang sebenarnya bukan kita yang harus menjawab.

Baca juga: Sebenarnya, Putus Baik-Baik Itu Enggak Ada. Karena Kalau Masih Baik... Ya Enggak Akan Putus

Pengalaman Mereka

“Aku baru putus dari pacarku setelah setahun pacaran. Sehabis putus, dia bilang tertarik dengan teman sekelasku. Sebenarnya, sebelumnya temanku ini yang bikin aku dan dia jadian, istilahnya jadi mak comblangnya. Eh, setelah putus, dia malah bilang suka dengan temanku itu. Aku jadi sedih banget, cemburu juga setelah aku tahu mereka sudah jalan bareng di belakangku. Salah enggak sih kalau aku merasa dipermainkan?” (Lala, 18 tahun)

“Aku punya teman dekat, pokoknya ke mana-mana kita suka bareng. Dia pun jadi tempat curhatku saat aku baru putus. Beberapa minggu setelah aku putus, dia tiba-tiba bilang kalau mantanku itu nge-chat dia duluan. Aku enggak curiga awalnya sampai ketika mantanku ngajak temanku ini ketemuan dan jalan bareng. Temanku sih ngakunya enggak suka sama mantanku, tapi ia menanggapi chatnya. Aku jadi bingung dan serba salah. Aku enggak tahu harus kesal ke siapa, tapi enggak dipungkiri kalau aku cemburu banget.” (Tessa, 20 tahun)

Kalau kita berada di posisi mereka, kira-kira apa yang akan kita lakukan? Klik halaman selanjutnya untuk tahu jawabannya, ya!

Reporter : Debora Gracia
Editor : Debora Gracia

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×