Grid Networks | Minggu, 27 Mei 2018 | SIGN IN | SIGN UP

6 Hotel Paling Angker di Dunia dengan Cerita Mistisnya. Bikin Enggak Bisa Tidur!

  • Kamis, 17 Mei 2018 21:45 WIB

Hotel seharusnya menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat ya, girls. Apalagi kalau kita sedang berlibur tentu hotel menjadi rumah kedua kita. Namun, bagaimana jika di hotel tersebut banyak penampakan makhluk halus dan berbagai kejadian lain di luar nalar manusia?

Yaps, sejumlah kejadian mengerikan benar-benar terjadi di hotel paling angker di dunia. Berikut 7 hotel paling angker di dunia dengan cerita mistisnya:

(Baca juga: Adegan Kekerasan dan Pelecehan di Drama Korea Namun Suka Disalah Artikan Sebagai Adegan Romantis, Benar Enggak Sih?)

The Shanley Hotel

Hotel yang berlokasi di Napanoch, New York, Amerika Serikat ini menjadi hotel yang paling angker pertama. Hotel “kutukan” ini banyak menyimpan kisah misteri. Ketiga anak dari pemilik hotel meninggal sebelum usia 1 tahun. Kemudian selama 15 tahun terakhir sejak hotel ini dibangun, banyak korban yang meninggal.

Mulai dari flu, terjatuh di sumur, bahkan penyebab yang tidak pasti. Pengunjung bahkan sering mendengar suara anak kecil berlarian, bau rokok padahal hotel tersebut sepi, suara dan bau masakan padahal tidak ada masakan yang dihidangkan, hingga suara tangisan perempuan yang dipercaya tangisan Beatrice Shanley karena kematian tiga anaknya. Faktanya, anak di bawah 16 tahun dilarang menginap di hotel ini karena terlalu berbahaya.

undefined
undefined

Le Pavilion Hotel

undefined

Terletak di New Orleans, Louisiana, hotel ini menjadi hotel paling mistis karena banyak hantu yang muncul di hotel ini. Hantu-hantu tersebut biasanya akan mencoba berkomunikasi dengan manusia lalu menghilang. Salah satu turis bahkan mengatakan ia tidak bisa membedakan mana yang hantu dan manusia.

Pada suatu waktu, seorang berjalan-jalan di lorong hotel dan menanyakan lantai 4. Ia mengatakan bahwa ia tersesat. Setelah diberi petunjuk, hantu tersebut akan menghilang.

Akasaka Weekly Mansion

undefined

Apartemen yang biasanya disewakan untuk penginapan turis ini juga menyimpan kisah mistis. Berlokasi di Tokyo dan tengah kota ternyata tidak membuat lokasi ini tidak menyeramkan. Dilansir dari mylostintranslation, seorang turis perempuan yang menginap di sini pernah dijambak rambutnya oleh seseorang yang tidak dikenal. Horornya lagi, penampakan putih di sisi tempat tidur sering menghantui kita.

(Baca juga: 7 Orang Asing yang Jadi Selebritis di Korea, Ada Favoritmu?)

Lizzie Borden Bed and Breakfast

undefined

Rumah yang dahulu ditempati oleh keluarga Borden merupakan saksi bisu seorang anak membunuh kedua orang tua angkatnya. Lizzie membunuh ayah dan ibunya dengan menggunakan kapak. Dilansir dari mysticfiles, Lizzie mencabik ayah dan ibunya menggunakan kapak tersebut selama puluhan kali.

Lizzie kemudian kabur dan mencoba bunuh diri. Kini, tempat tersebut berubah fungsi menjadi tempat penginapan. Beberapa orang yang menginap di sini sering melihat orang tua yang mondar mandir seperti sibuk menyiapkan sesuatu bahkan suara tangisan perempuan yang meminta tolong.

Hotel Coronado

undefined

Terletak di pulau terluar San Diego, hotel ini akan memberikan pengalaman menyenangkan karena menginap di pinggir pantai. Namun, siapa sangka jika di hotel ini menyimpan banyak kisah misteri karena seorang perempuan bernama Kate pernah meninggal di tempat ini tahun 1800an.

Turis yang menginap di tempat ini akan merasa diikuti oleh lengkah kaki yang menyeramkan dan bahkan ketukan pintu yang tidak terduga.

Ballygally Castle Hotel Larne, Irlandia Utara

undefined

Hotel ini dahulunya merupakan tempat tinggal biasa dan jauh dari kesan menyeramkan. Hal tersebut disebabkan pemilik pertama tempat ini, James Shaw mengurung istrinya di salah satu tempat di kastil ini. Sang istri kemudian melompat dari jendela dan meninggal. Konon, arwah istri James masih bergentayangan.

(Baca juga: 7 Web Drama Cina yang Bisa Jadi Rekomendasi Tontonan Kita di Weekend Ini, Wajib Nonton!)

Reporter : Kinanti Nuke Mahardini
Editor : Kinanti Nuke Mahardini

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×