Ini yang Akan Terjadi Pada Telinga Saat Terlalu Sering Memakai Headset

By None, Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:35 WIB
Mendengarkan musik pakai headset (freepik.com)

Hal ini seperti mendengar suara 155 dB (suara jet lepas landas) selama 30 detik.

Dengan demikian, mendengarkan musik atau suara dengan headset dengan volume maksimal disarankan hanya sekitar 5 menit sehari.

Kehilangan pendengaran akibat penggunaan headset biasanya terjadi secara bertahap dan kumulatif.

Untuk memastikan diagnosis kehilangan pendengaran ini, diperlukan langkah pemeriksaan medis.

Namun, ada beberapa tanda gangguan pendengaran akibat paparan suara intens yang bisa diwaspada. Berikut ini beberapa gejala awal gangguan pendengaran yang bisa disebabkan oleh penggunaan headset kurang tepat:

1. Suara berdenging (tinnitus)

2. Suara berdering, menderu, mendesis, atau berdengung di telinga

3. Kesulitan memahami percakapan di tempat-tempat ramai atau tempat dengan kondisi akustik yang buruk, seperti stasiun kereta api

4. Mulai terbiasa mendengar televisi (TV) atau suara dari perangkat lain dengan volume lebih tinggi dibandingan sebelumnya

Jika mengalami gejala berdenging yang menetap pada pemakaian headset maupun berbagai gejala gangguan pendengaran lainnya di atas, sebaiknya siapa saja segera melakukan pemeriksaan pendengaran (audiometri) dan berkonsultasi dengan dokter terkait langkah penanganan terbaik.

Kenali prinsip 60/60

Para ahli mengatakan cara terbaik dan praktis untuk melindungi telinga adalah menerapkan prinsip “60/60”.

Artinya, siapa saja disarankan menjaga volume pada pemutar rekaman musik di bawah 60 persen (skala volume enam dari volume maksimum 10) dan lamanya mendengar headset atau earphone atau headphone maksimal 60 menit per hari.

Baca Juga: Intip Cerita Ardhito Pramono dan Aurelie Moeremans yang Berakting di 'Story of Kale: When Someone's in Love'