Ternyata Pita Merah dalam Hari AIDS Sedunia Bermakna Darah dan...

Selasa, 01 Desember 2020 | 15:30
foto : kompas.com

pita merah jadi simbol global semangat untuk mematikan HIV/AIDS

Merah Simbol Gairah

Warna merah sendiri dipilih karena dianggap berhubungan dengan darah dan gagasan dari sebuah gairah atau passion, enggak hanya dalam hal kemarahan tetapi juga cinta.

Dalam sebuah kampanye spontan pada 1991, para sukarelawan Proyek Pita Merah mengirimkan surat dan pita merah kepada semua peserta yang menghadiri Tony Awards di Amerika Serikat, ketika aktor Jeremy Irons tampil di televisi nasional dengan pita merah tersemat di kerah pakaiannya.

Simbol itu kemudian datang ke Eropa dalam skala massal pada Senin Paskah di 1992, ketika lebih dari 100.000 pita merah dibagikan selama Konser Penghormatan Kesadaran AIDS Freddy Mercury di stadion Wembley, Inggris.

Lebih dari satu miliar orang di lebih dari 70 negara menonton pertunjukan tersebut melalui televisi.

Dukungan Para Selebritas

Sepanjang era 1990-an, banyak selebritas menggunakan pita merah, yang juga didukung oleh kepedulian tinggi Putri Diana terhadap AIDS.

Baca Juga: HAKTP 2020: Kekerasan Terhadap Perempuan Meningkat Selama Pandemi

Fakta bahwa gerakan itu diikuti secara luas sungguh menakjubkan dan membuat para seniman Visual AIDS sendiri enggak percaya.

Hingga hari ini, pita merah telah menjadi simbol solidaritas dan dukungan internasional bagi orang-orang dengan HIV/AIDS.

Mengenakan pita merah adalah cara sederhana dan ampuh untuk menantang stigma dan prasangka seputar AIDS.

Jadi, pada Hari AIDS sedunia hari ini, yuk kenakan pita merah dengan bangga demi menunjukkan solidaritas bagi kawan-kawan ODHA!

(*)

Tag