Penyakit Mental dan Ginjal Parah, Curhatan Detail FIFTY FIFTY Soal ATTRAKT yang Tak Peduli

By Tiara Harum Pramesti, Jumat, 13 Oktober 2023 | 21:39 WIB
FIFTY FIFTY (ATTRAKT)

CewekBanget.ID - Member FIFTY FIFTY kembali bersuara terkait pembelaan mereka terhadap perlakuan agensi ATTRAKT. 

Masih bergelut memenangkan tuntutan untuk keluar dari agensi, member FIFTY FIFTY ceritakan detail kerugian yang dirasakan selama jadi idol di sana. 

Khususnya soal masalah kesehatan yang diklaim selalu tidak dihiraukan oleh agensi padahal konsisinya parah. 

Melalui unggahan akun Instagram yang disebut akun perwakilan member, satu per satu masalah kesehatan yang diabaikan itu terkuak. 

Member FIFTY FIFTY mengurus diri sendiri

Dibagi dalam beberapa slide, curhatan member FIFTY FIFTY terangkum di akun IG @fifi_fifi1118 yang diunggah 13 Oktober 2023.

Hal yang menjadi perhatian utama dari curhatan itu adalah pengakuan member yang merasa mereka enggak menerima perhatian yang layak sebagai artis di agensi. 

Utamanya dalam membantu menjaga kesehatan fisik para member dan saat terjadi keadsan buruk, member mengaku berjuang sendiri. 

Judul dari pengakuan itu adalah 'Berapa lama lagi kami harus menderita untuk dapat perawatan yang layak?'

Seperti contoh yang disebutkan salah satunya saat mereka harus menelpon ambulan sendiri ketika kondisi sangat lemah. 

"Bahkan ketika para member enggak bisa menahan sakitnya, memanggil ambulan sendiri di tengah malam dan pergi ke rumah sakit tanpa alas kaki," tulis perwakilan member. 

Baca Juga: Move On dari FIFTY FIFTY Agensi ATTRAKT Buka Audisi Girl Group Baru

Kalimat itu dilanjutkan dengan, "Meskipun member telah menderita sekalipun enggak ada penjaga di sisi mereka. Para member hanya bisa mengandalkan satu sama lain, mengurus masing-masing di ruang emergency."

Surat itu juga menyatakan bahwa lagu Cupid yang sangat terkenal dari mereka diproduksi dengan kondisi kesehatan member yang buruk, bahkan harus menunda operasi. 

Pengakuan gangguan kesehatan member

Selanjutnya beberapa member menjabarkan gangguan pada kondisi fisik mereka. 

Saena menyebut dia kehilangan banyak rambut secara tidak wajar. 

Selain itu stress yang timbul juga memengaruhi hormon tubuh bahkan membuat siklus menstruasinya terganggu. 

"Aku menderita karena simtoms anorexia dan bulimia, bahkan berat badanku turun sampai angka 39 kilogram," katanya. 

Giliran Sio menjabarkan bentuk penderitaan yang dia rasakan, bahkan masalah kesehatan itu diakuinya sudah ada sejak Juli 2022.

Sejak itu dia berkunjung ke psikiater dan mendapati bahwa dia mengidap anxiety dan stress berat mengakibatkan sulit keluar rumah. 

Sio melakukan pengobatan itu sendiri tanpa dibantu atau dipantau perusahaan, sampai suatu ketika dia mengalami serangan panik yang parah dan pingsan. 

Namun perlakuan manajer yang seharusnya bantu merawat dia justru digambarkan seperti orang yang enggak peduli. 

Baca Juga: Permintaan Putus Kontrak FIFTY FIFTY dengan Agensi Ditolak Pengadilan

"Pada waktu itu manajer harusnya berperan seperti pelindung karena aku jauh dari orang tua, tapi dia malah menyuruhku pulang ke asrama memakai taksi padahal tahu detail tentang kondisiku saat collapse," jelas Sio.

Kondisi kesehatan buruk seperti itu terjadi beberapa kali pada Sio. 

Terbaru dia didiagnosa memiliki masalah dengan ginjal karena program diet yang dijalani.

Diet ini adalah keinginan agensi yang memaksanya menurunkan berat badan dengan memberinya sejumlah suplemen. 

"Dokter memintaku konsumsi makanan sehat kalau tak mau cuci darah terus. Tapi perusahaan terus memaksaku untuk diet," ungkapnya. 

Setelah pengakuan para member FIFTY FIFTY belum ada tanggapan resmi dari agensi ATTRAKT. 

(*)