Biar Enggak Jadi Toxic, Ini 4 Cara Membuat Batasan dalam Pacaran

By Marcella Oktania, Senin, 12 Februari 2024 | 13:20 WIB
Ilustrasi jatuh cinta (Shutterstock/Irene Miller via Your Tango)

CewekBanget.ID - Batasan dalam tiap hubungan itu penting, apalagi dalam hubungan pacaran.

Batasan ini digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui mana yang boleh dan enggak boleh dilakukan demi diri kita sendiri.

Setiap orang punya batasannya masing-masing, misalnya ada yang enggak mau di-chat terlalu sering, tentang hubungan dengan teman-teman yang lain, dan waktu yang dihabiskan ketika bersama.

Lalu, gimana caranya membuat batasan tersebut supaya dimengerti sama pacar kita?

Pastikan kita lakukan 4 hal ini untuk membuat batasan dalam hubungan ya!

1. Mulai sedini mungkin

Makin cepat kita komunikasikan batasan, makin bagus untuk hubungan.

Ini karena setelah lama bersama dan baru ada batasan, kita dan pacar juga bakal kesulitan untuk menyesuaikan diri lagi karena sudah ada kebiasaan dan rutinitas yang kalian lakukan.

Jadi kalau kita benar-benar enggak pengin berciuman ketika pacaran, coba komunikasikan itu sejak awal.

Namun kalau misalnya baru kita komunikasikan setelah berbulan-bulan pacaran, itu enggak masalah daripada enggak sama sekali.

Kalau pacar terus-menerus meminta cium dan bahkan memaksa, ada baiknya kalau kita segera keluar dari hubungan tersebut, karena tandanya dia enggak menghormati batasan yang telah kita minta.

Baca Juga: Jangan Kasih Maaf, 3 Hal Saat Pacaran Ini Enggak Boleh Kita Toleransi

2. Komunikasi adalah kuncinya

Penting banget untuk mengomunikasikan ini ke pacar secara terbuka, terang-terangan, dan tegas, seberapa pun enggak nyamannya perasaan kita.

Apapun topik bahasan dan batasannya, pastikan kita komunikasikan hal tersebut secara jelas ke pacar, ya.

Jangan lupa untuk beritahu alasannya juga.

Misalnya dalam poin sebelumnya kita yang enggak mau ciuman dalam pacaran, beritahu pacar alasan sesungguhnya kita menolak ciuman ketika masih pacaran, supaya pacar benar-benar mengertinya.

Pastikan juga kalau pacar benar-benar mengerti dan mau menghormati batasan ini.

Sampaikan juga konsekuensi yang bakal pacar rasakan ketika melanggar batasan tersebut, supaya ada efek jera dan supaya pacar enggak seenaknya melanggar batasan itu.

3. Gunakan subyek "aku"

Penting banget mengunakan kata subyek "aku" dalam komunikasi batasan, karena ini tentang kita, bukan tentang pacar atau hubungan.

Jadi katakan "aku lebih nyaman enggak berciuman saat masih pacaran."

Selain itu, ketika kita menggunakan kata subyek "kamu", ini malah seperti menyalahkan orang lain dan enggak ada orang yang mau disalahkan, nih.

Coba bedakan ketika kita ngomong, "kamu selalu ngajak aku ciuman dan aku enggak nyaman", tampaknya seperti menyalahkan bukan?

Makanya coba fokus pada subyek "aku" yang lebih menunjukkan kalau batasan tersebut benar-benar dibuat untuk diri kita.

Baca Juga: 5 Batasan Kontak Fisik Ini Harus Dijaga Selama Masih Pacaran!

4. Enggak masalah ketika kita meminta waktu untuk sendirian

Dalam pacaran, enggak serta-merta kalau kita harus selalu bersama setiap waktu, entah secara fisik maupun chat terus-menerus, lho.

Komunikasikan ke pacar kalau terkadang kita butuh waktu untuk diri sendiri (me time) atau waktu bersama teman dan keluarga kita.

Ini penting banget, karena mengambil waktu untuk diri sendiri atau bersama orang lain yang bukan pacar kita ternyata bisa membuat kita bisa menjadi diri sendiri seutuhnya.

Kalau misalnya pacar merasa sakit hati, penting juga untuk menenangkan mereka dan menjelaskan kenapa kita butuh waktu sendiri.

Tanpa rasa pengertian terhadap satu sama lain, batasan ini malah bikin hubungan jadi hancur berantakan.

(*)