Gejala Pacaran Mulai Enggak 'Sehat'

By Astri Soeparyono, Senin, 2 Desember 2013 | 16:00 WIB
Gejala Pacaran Mulai Enggak 'Sehat' (Astri Soeparyono)

Kadang kita suka enggak sadar kalau hubungan kita sama pacar udah mulai memberikan efek yang enggak baik. Coba intip gejala yang menunjukkan kalau hubungan yang kita punya udah mulai enggak 'sehat.'

 

Berantem memang wajar. Tapi kalau pacar gampang banget dan selalu mengucapkan kata 'putus' setiap berantem, tandanya pacar mudah terbawa emosi. Dan kurang menghargai hubungan yang kita punya. Hal yang harusnya bisa selesai dengan kata maaf malah jadi beban pikiran.

Walaupun punya pacar, teman tetap penting. Hubungan mulai engak sehat kalau pacar mengontrol sama siapa aja kita boleh hangout. Sementara dia boleh pergi sama siapa aja.

Teman-teman bilang kita banyak berubah, senggak jadi diri sendiri. Tapi sayangnya bukan perubahan yang positif. Misalnya, dulu kita orang yang cheerful dan suka bergaul tapi setelah pacaran jadi menarik diri dan lebih suka menyendiri kalau enggak lagi sama pacar. Coba deh bandingkan lagi diri kita yang sekarang sama yang dulu.

Karena banyak dapat larangan dari pacar dan takut berantem, kita akhirnya memilih berbohong untuk melakukan beberapa hal.  Misalnya hanya buat hangout sama teman, atau melakukan hobi yang kita suka. Hubungan yang sehat adalah kita dan pacar sama-sama mendukung, walaupun beda minat atau kesukaan.

Pacar sering banget complain sama penampilan, gaya bicara, sampai pendapat kita tentang berbagai hal. Kita jadi punya tuntutan tersendiri untuk mengubah diri. Bahkan sampai harus mengikuti hal yang jelas-jelas enggak nyaman dan enggak pede sama diri sendiri. Duh, kalau hubungan yang kita punya sudah begini artinya udah enggak sehat lagi, girls.

(ucil/astri, foto: digitalspy.com)