Kenapa Sih, Cewek Harus Dandan?

By Astri Soeparyono, Kamis, 22 Maret 2018 | 15:00 WIB
Emang iya, kalau jadi cewek harus dandan? (Astri Soeparyono)

Membangun Jati Diri

Ada lagi penyebab lain kita membeli makeup. Lisa Eldridge, penulis Face Paint: The Story of Make Up berkata, “Setelah 20 tahun bekerja sebagai makeup artist, saya meyakini bahwa cewek memakai makeup untuk diri mereka sendiri. Makeup bisa mengembangkan sisi kreatif kita dan bisa mengubah penampilan jadi berbeda-beda. Lalu ada aspek menambah PD juga. Kalau kita bisa menutupi jerawat di hidung, ya kenapa enggak? Makeup juga bisa membuat kita merasa lebih kuat dan siap menghadapi situasi apapun.”

Ada hal menarik yang ditemukan dalam sebuah riset yang dimuat BBC.com, hanya 3% cewek Inggris mengaku membeli makeup karena merasa ‘harus memakai makeup.’ Tapi angka ini naik menjadi 30% ketika respondennya adalah remaja cewek.

Ini wajar, sih, karena pada umur ini, kita lagi berusaha membangun jati diri sehingga sensitif pada penilaian orang lain. Terutama cowok, yes especially boys *sigh*. Well, honestly sampai dewasa pun kita tetap sensitif, sih, pada penilaian orang lain, enggak cuma cowok.

Intensitasnya saja yang mungkin berkurang ketika sudah lebih dewasa. Kalau dulu pas remaja, saya pasti minder bukan kepalang saat ada cowok yang bilang, “Trinz jerawat lo eksis banget di hidung.” Sekarang kalau ada cowok yang bilang gitu saya akan cuek jawab, “Kenapa? Jerawat ini bikin masa depan lo suram, ya?” sambil sengaja mendekatkan hidung saya ke mukanya.

Personally saya memakai makeup karena diri sendiri. Bukan karena orang lain, apalagi cowok. Okelah saat mau kencan sama seseorang, tentunya saya pakai pakai bedak, maskara, lipstick, eyebrow pomade dan kalau ada jerawat, maka saya akan pakai concealer untuk menyamarkannya. Semua saya lakukan karena ingin merasa nyaman.

Dan kalau sudah merasa nyaman, maka saya pun akan siap menghadapi tantangan apapun yang akan diberikan dunia. Beberapa teman saya enggan mengenakan lipstick warna gelap seperti merah marun dengan alasan, “Gue sih sebenarnya suka, tapi pasangan gue enggak suka.” Jujur, kalimat seperti ini enggak masuk dalam nalar saya.

Pasangan saya juga termasuk yang kurang suka kalau saya pakai lipstick, “Kamu mau menggambari saya ya?” kata dia. Dan saya akan menjawab, “Iya saya mau gambar Monalisa di muka kamu,” sambil monyongin bibir.

Memakai makeup pada dasarnya adalah hak, bukan kewajiban atau keharusan. Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung pada diri kita sendiri. Mau dipakai boleh, enggak juga enggak masalah.

Kita bisa mengikuti jejak Alicia Keys yang memang enggak tertarik pakai makeup. Bisa juga seperti Lisa Eldridge yang punya passion besar terhadap makeup. Atau kita hanya memakai makeup saat lagi mood. Semua adalah pilihan atas dasar kenyamanan kita.

Dan orang lain, terutama cowok, sebenarnya tidak berhak memutuskan pilihan mana yang membuat kita nyaman. Jadi ‘peduli setan’ pada penilaian orang lain, putuskan mana yang bikin kita percaya diri. Makeup or no makeup, it’s all up to you. ()

Demi Lovato sering posting foto tanpa makeup. Tapi di berbagai kesempatan dia tetap pakai makeup juga, kok (foto: hollywoodlife.com).