Keji! 5 Kasus Perkosaan Paling Sadis Ini Terjadi di Indonesia

By Veronica Gabriella, Rabu, 14 Februari 2018 | 08:15 WIB
5 Kasus Pemerkosaan Paling Sadis yang Terjadi Di Indonesia ini Bikin Hati Mau Nangis (Veronica Gabriella)

Menurut Catatan Tahunan Komnas Perempuan pada tahun 2016, Indonesia memiliki jumlah kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang cukup tinggi, yaitu 2.399 kasus perkosaan.

Fakta ini enggak cuman membuat kita sedih, tapi juga khawatir. Negara masih punya pekerjaan rumah yang besar untuk meningkatkan penegakan hukum dan upaya melindungi warga negaranya untuk mencegah kasus-kasus yang serupa terjadi lagi.

Fakta lain yang enggak kalah menyedihkannya lagi, hanya 1% dari ribuan kasus pemerkosaan tersebut yang benar--benar diusut tuntas (Baca Juga: Hanya 1% Kasus Pemerkosaan yang Disust Tuntas Pihak Berwajib).

Tanpa bermaksud membuat ngeri, berikut ada 5 kasus perkosaan paling sadis yang pernah terjadi di Indonesia. Siap-siap, mungkin membaca ini bisa bikin kita kesal, sedih, geram, atau marah.

Tapi satu yang harus kita ingat, girls, apa yang bisa kita lakukan supaya hal seperti 5 kejadian ini enggak terulang lagi?

Kejadian mengenaskan di Januari 2017 ini terjadi sama adik kita. Seorang anak berusia 4 tahun di Kota Sorong, Papua Barat, dilaporkan meninggal karena dugaan perkosaan oleh tiga pemuda.

Tubuhnya ditemukan di dalam lumpur dalam keadaan meninggal. Keluarga korban bersama warga pun sempat mengamuk, lalu membakar tiga rumah milik pelaku.

Sampai akhirnya polisi meningkatkan keamanan, sementara tiga pemuda yang menjadi pelakunya masih diperiksa. Visum rumah sakit memastikan bahwa anak di bawah umur ini mengalami perkosaan.

Kasus yang menimpa cewek berusia 14 tahun ini terjadi di Bengkulu pada April 2016. Kejadian yang bikin kita pilu ini bermula saat teman kita ini sedang pulang sekolah ke rumahnya yang berjarak sekitar 1,5 kilometer.

Ketika itu, dia sedang membawa alas meja dan bendera merha putih untuk dicuci buat upacara bendera hari Seninnya. Dalam perjalanan pulangnya, dia bertemu dengan 14 laki-laki yang mana 2 di antaranya ada kakak kelasnya.