Biasanya gejala Chalmydia enggak kelihatan tapi bisa menyebabkan kerusakan yang serius, kayak vagina yang tidak berfungsi lagi, dan pendarahan.
Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual dan kuman yang ditularkan dari orang lain yang mengidap chlamydia.
Kalau kita merasakan sakit bila buang air kecil, kejang atau sakit perut di bagian bawah, jadwal menstruasi berubah setiap bulannya, coba cek ke dokter, deh.
Karena itu gejala awal kita terkena chlamydia. Jadi masih bilang ini penyakit ringan?
myth 3 : Kalau pakai kondom pasti enggak kena kutu kelamin.
Fact : Kutu kelamin berukuran sangat kecil, kira-kira lebih kecil atau sama dengan 1/8 inci dan berwarna kelabu kecokelatan.
Kutu kelamin itu ada di sekitar rambut kemaluan. Pakai kondom memang menurunkan risiko tertular kutu kelamin, tapi tetap saja enggak bisa menjamin sepenuhnya.
Baca Juga: Begini Efeknya Jika Tidak Mendapatkan Pendidikan Seks, Perhatikan
Kutu kelamin juga bisa ditularkan melalui celana dalam yang dipakai beramai-ramai, lho. Selain itu, kutu kelamin juga ditularkan melalui kontak kulit dari bagian kelamin.
Kontak kulit itu misalnya petting (menggesek-gesekkan alat kelamin). Jadi cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan enggak melakukan hubungan seksual sebelum waktunya.
myth 4 : Keputihan enggak berarti aku kena penyakit menular seksual.
Fact : Eits, jangan salah, lho. Keputihan yang tidak normal, seperti berwarna putih kental dan kehijauan serta menimbulkan bau yang tidak sedap perlu diwaspadai.
Source | : | Cewek Banget |
Penulis | : | Konten Grid |
Editor | : | Grid Content Team |
KOMENTAR