Grid Networks | Jumat, 20 April 2018 | SIGN IN | SIGN UP

Menurut Psikolog, Ini 3 Alasan Kenapa Kita Terobsesi Sama Kisah Cinta Justin Bieber - Selena Gomez. Kamu Termasuk?

  • Selasa, 9 Januari 2018 18:00 WIB

Menurut kamu Jelena yay or nay? | foto: Hola

Berita soal Selena Gomez dan Justin Bieber yang baru-baru ini dikabarkan dekat lagi jelas bikin banyak orang tertarik buat mengetahui lebih lanjut. Terlebih lagi dengan putusnya Selena-The Weeknd, shipper Jelena pun jadi semakin ramai dan mendoakan dua idolanya tersebut bisa balikan lagi.

Di balik banyak orang yang terobsesi dengan kisah cinta Selena Gomes-Justin Bieber, ternyata ada alasannya lho. Yuk, simak penjelasan berikut. Apakah kamu salah satu yang ikutan terobsesi dan mendoakan Jelena balikan lagi?

(Baca juga: 4 Zodiak Ini Paling Mudah Dicampakkan. Kamu Termasuk?)

Cinta pertama yang sempurna

undefined
foto: dailymail.co.uk
Jelena pertama kali diberitakan dekat sejak tahun 2010, di mana keduanya terlihat saling bergandengan tangan di Philadelphia. Dua bintang remaja yang lagi naik daun itu pun langsung dirumorkan berpacaran.

Setelah keduanya resmi pacaran, kita juga sering diperlihatkan kemesraan mereka di berbagai kesempatan. Bahkan, tindakan Justin Bieber yang membantu Selena mengangkat gaun panjangnya di red carpet pun sampai bikin baper.

Enggak lama, hubungan pacaran mereka pun mulai diuji dengan banyaknya rumor-rumor buruk tentang Justin. Bahkan enggak jarang keduanya mulai mengindikasi bakal putus lewat postingan di Instagram masing-masing.

Meski sering dilanda gosip-gosip kalau keduanya bakal putus, toh, Jelena balikan lagi, dan hubungannya bertahan untuk beerapa tahun.

Dilansir dari seventeen.com, Dr. Azadeh Aalai, asisten profesor Psychology di Queensborough Community College di New Yok, menjelaskan kalau hubungan Jelena membuat orang lain jadi bernostalgia tentang cinta pertama yang polos dan apa adanya.

(Baca juga: 7 Cara Mengatasi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Ala Drama Korea. Pernah Mengalaminya?)

Reporter : Indra Pramesti
Editor : Indra Pramesti

KOMENTAR

TULIS
ARTIKEL
EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×