Tanda Kita Keseringan Pakai Hand Sanitizer. Bakteri dan Virus Malah Kebal!

By Salsabila Putri Pertiwi, Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:10 WIB
memakai hand sanitizer (pinterest.com)

CewekBanget.ID - Salah satu cara yang dianggap efektif dan praktis untuk menjaga kebersihan dan mencegah penularan virus corona adalah dengan menggunakan hand sanitizer.

Sejak COVID-19 ditetapkan sebagai pandemi global, hand sanitizer berbahan alkohol langsung diburu masyarakat sehingga sempat mengalami kelangkaan di pasaran.

Tapi hand sanitizer juga sebaiknya digunakan seperlunya saja lho, girls!

Baca Juga: Inez Cosmetics Bagikan Ratusan Ribu Hand Sanitizer untuk Bantu Perangi Covid-19!

Akibat Keseringan Menggunakan Hand Sanitizer

Akibat keseringan pakai hand sanitizer bisa membuat kulit kering.

Kalau masih ada wastafel atau aliran sumber air bersih dan sabun antiseptik di sekitar kita, sebaiknya gunakan itu untuk membersihkan tangan dibanding menggunakan hand sanitizer, ya.

Sebab penggunaan hand sanitizer yang terlalu sering justru dapat menyebabkan bakteri baik pelindung imunitas tubuh menghilang serta membuat bakteri jahat dan virus lebih kebal seiring berjalannya waktu.

Dilansir dari Kompas.com pada Jumat (22/5/2020), walaupun penelitian terkait hal ini masih berlangsung, namun pada 2011 studi Epidemic Intelligence Service di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menemukan, tim medis yang relatif sering menggunakan cairan antiseptik hampir enam kali lebih berisiko terkena infeksi usus yang disebabkan norovirus.

Nah, jadi kalau melihat tanda-tanda atau kebiasaan berikut ini, apakah kita terlalu sering menggunakan hand sanitizer untuk mencuci tangan?

Menggunakan Hand Sanitizer Sebelum Menyentuh Apapun

Bisa jadi kita terlalu sering menggunakan hand sanitizer jika kita terbiasa menggunakannya bahkan sebelum menyentuh apapun.

Padahal sebaiknya hand sanitizer digunakan setelah kita menyentuh suatu benda karena fungsinya memang untuk membersihkan kulit tangan.

Keseringan menggunakan hand sanitizer justru dapat membuat kulit tangan kering dan mengelupas.

Menggunakan Hand Sanitizer Saat Bepergian

Ilustrasi hand sanitizer.

Saat kita harus bepergian keluar, kita sebetulnya enggak perlu selalu memakai hand sanitizer.

Tapi saat hendak makan atau menyentuh wajah ketika kondisi enggak memungkinkan cuci tangan pakai air dan sabun, kita bisa menggunakan hand sanitizer.

Untuk lebih baiknya, kita yang harus mengurangi kebiasaan menyentuh wajah dan mencari tempat makan yang menyediakan wastafel atau tempat untuk mencuci tangan dengan air dan sabun.

Baca Juga: Ini Harga Pasaran Produk yang Dibutuhkan untuk #HadapiCorona. Hand Sanitizer Stabil!

Menggunakan Hand Sanitizer Berulang-ulang

Ilustrasi kulit kering

Ada enggak sih girls, di antara kita yang menggunakan hand sanitizer enggak lama setelah penggunaan sebelumnya saking takut dengan lingkungan yang enggak higienis?

Padahal keseringan menggunakan hand sanitizer malah dapat membuat kulit pecah-pecah dan kasar akibat kekeringan.

Lebih baik kita menggunakan hand sanitizer sekali saja, tapi dengan cara yang tepat dan benar, yakni dengan menggosok semua permukaan tangan selama kira-kira 20 detik hingga hand sanitizer benar-benar kering.

Baca Juga: Sabun atau Hand Sanitizer, Mana Lebih Efektif Bunuh Virus Corona?

Menggunakan Hand Sanitizer Setelah Memegang Daging Mentah

Penggunaan hand sanitizer setelah memegang daging atau ikan mentah enggak bakal membuat tangan jauh lebih bersih lho, girls.

Malah, daging dan ikan mentah bisa membuat tangan berminyak dan menyebabkan hand sanitizer enggak efektif.

Jadi, enggak tepat menggunakan hand sanitizer untuk menggantikan cuci tangan dengan air dan sabun setelah memegang bahan makanan mentah.

Namun meski ada banyak kelemahan hand sanitizer, bukan berarti kita enggak boleh menggunakan produk ini.

Hanya saja, ingat kalau cuci tangan dengan sabun dan air mengalir tetap merupakan pilihan terbaik dan lebih efektif menghilangkan kuman dan virus.

(*)