Dari Therapeutic Hingga Floral Water, Ini 4 Tingkatan Essential Oil!

By Salsabila Putri Pertiwi, Minggu, 20 September 2020 | 08:10 WIB
Ilustrasi Minyak Esensial (Foto : IndiaMART)

Therapeutic Grade Essential Oil (Grade A)

lavender oil

Ini merupakan essential oil yang murni dibuat dari bahan alami.

Melansir dari A Real Food Journey, proses pengolahan ditujukan untuk mengawetkan kinerja zat pada tumbuhan sehingga bisa dimanfaatkan untuk keperluan kesehatan.

lavender oil

Ini juga yang bakal menjawab pertanyaan kita mengenai harga essential oil yang berbeda-beda di pasaran.

Pembuatan essential oil dengan tingkatan therapeutic memang mengambil 100% bagian tumbuhan yang diperlukan, misalnya minyak cengkeh yang minyaknya dihasilkan dari proses penyulingan bunga cengkeh.

Batang dan daun sebenarnya juga memberikan aroma serupa, tetapi kandungan eugenol enggak akan seberapa.

Eugenol merupakan senyawa yang memberikan sifat antiseptik dan antiseptik pada minyak cengkeh sehingga membawa manfaat buat kesehatan.

Contoh lainnya, untuk membuat 15 ml essential oil lavender, kita memerlukan 17 kg bunga lavender.

Biasanya minyak esensial murni dengan grade tinggi menggunakan nama Latin.

Misalnya, jika kita menemukan produk essential oil peppermint, bahannya berarti betul-betul hanya peppermint atau Mentha piperita L.

Food Grade (Grade B)

Sesuai namanya, essential oil ini bisa digunakan untuk keperluan pembuatan makanan.

Hanya saja, ada pula yang sudah diencerkan dengan minyak pembawa atau carrier oil, bahan sintetis, atau bahan kimia.

Bahkan, ada beberapa yang diberi bahan untuk meningkatkan rasa dan aroma untuk memperpanjang 'hidup' minyak.

Baca Juga: Rahasia Tidur Lebih Nyenyak yang BIsa Kita Terapkan (Part 2)