Eating Disorder Umumnya Dialami Korban Body Shaming, Kenapa?

By Tiara Harum Pramesti, Selasa, 23 Maret 2021 | 13:30 WIB
Ilustrasi eating disorder (classlifestyle.com)

CewekBanget.ID - Binge Eating Disorder (BED) merupakan penyimpangan perilaku makan, menyebabkan penderitanya sulit menahan dorongan makan. 

Biasanya dialami oleh orang yang terlalu kurus dan pengin menambah berat badan dengan segera. 

BED ini termasuk kedalam gangguan kesehatan mental lho, girls.

Bahkan umumnya pengidap BED adalah orang yang kerap mendapat bully dan body shaming. 

Body Shaming

Nationaleatingdisorder.org mengungkapkan, 65% orang dengan gangguan perilaku makan mengaku bullying dan body shaming jadi salah satu pemicunya. 

Enggak sedikit orang yang masih menganggap body shaming hanyalah sebuah bahan candaan. 

Seiring perkembangan jaman, body shaming sering dijumpai juga pada komentar-komentar di media sosial lho.

Baca Juga: 4 Tips Simpel Atasi Kebiasaan Banyak Makan Saat Emosi Lagi Enggak Stabil

Padahal body shaming memicu banyak dampak buruk bagi korban, terutama kesehatan mental. 

Korban awalnya akan merasa malu dengan bentuk badannya, kemudian akan memandang dirinya buruk dan mulai menyalahkan diri sendiri. 

Korban akhirnya mengalami berbagai penyakit mental salah satunya eating disorder karena merasa tubuhnya buruk dan pengin memperbaikinya. 

Gangguan mental

Seseorang yang kerap diejek bentuk badannya karena terlalu kurus, jadi faktor paling umum munculnya eating disorder. 

Upaya untuk memperbaiki badan dia lampiaskan dengan makan dalam jumlah banyak dan sering. 

Namun setelahnya, penderita akan merasa bersalah dengan tindakan makan terlalu banyak itu hingga kesal atau bahkan depresi. 

Sebagian kecil bahkan bisa sampai alami bulimia, atau memuntahkan kembali makanan yang baru dimakan.

Baca Juga: Eating Disorder Tidak Cuma Anoreksia, Ada Juga Orthorexia & 3 Lainnya!

Terkadang penderitanya enggak sadar kalau tindakan pola makan yang buruk ini disebabkan gangguan kesehatan mental yang dialami. 

Kalau enggak segera ditangani dengan benar, eating disorder bisa berakibat obesitas, diabetes tipe 2, bahkan hipertensi bagi penderita. 

Cara menangani

Jadi girls, kita harus berhati-hati dalam mengungkapkan pendapat kita terhadap tubuh orang lain ya. 

Bisa jadi ucapan kita adalah pemicu utama seseorang mengalami gangguan mental, khususnya eating disorder. 

Baca Juga: Infeksi Jamur dan 4 Faktor yang Jadi Penyebab Vagina Terasa Gatal!

Eating disorder bisa ditangani dengan pemeriksaan fisik dan psikologis, untuk selanjutnya menemukan cara yang tepat memperbaiki kepercayaan diri hingga memperbaiki pola makan. 

Stay healthy and spread positifity!

(*)