Duh, Bau Mulut Jadi Masalah Saat Puasa! Apa Saja Penyebabnya?

By Salsabila Putri Pertiwi, Rabu, 14 April 2021 | 20:30 WIB
Bau mulut (orami.co.id)

CewekBanget.ID - Saat puasa, bau mulut menjadi persoalan yang hampir enggak bisa dihindari.

Ditambah lagi, kita enggak mungkin minum atau makan permen untuk meredakan bau di siang hari.

Sebetulnya apa saja sih, penyebab bau mulut yang rentan muncul saat puasa?

Baca Juga: Anti Bau Mulut Saat Puasa, Konsumsi 6 Makanan Ini Pas Sahur Ya!

Mulut Kering

Sakit tenggorokan

Menurut American Dental Association (ADA), air liur berfungsi untuk mengeluarkan remah-remah makanan dan menetralkan asam pada mulut.

Makanya, kalau mulut kita dalam kondisi kering seperti saat sedang berpuasa, mulut enggak bisa tetap bersih dan bakteri penyebab bau mulut mengambil alih.

Kondisi yang disebut xerostomia itu dapat menjadi gejala penyakit seperti diabetes yang enggak terkontrol atau sindrom sjögren (gangguan autoimun yang memengaruhi kelenjar ludah).

Kondisi ini juga dapat mengembangkan gigi berlubang serta faktor lain penyebab bau mulut.

Asam Lambung Naik

Ilustrasi penyakit lambung

Saat puasa, asam lambung juga berisiko naik ke kerongkongan.

Beberapa faktor pemicu naiknya asam lambung antara lain stres, makan dengan cepat, softdrink, minum kafein sebelum sarapan, dan minum alkohol di malam hari.

Semua hal ini membuat otot sfingter di dasar kerongkongan rileks, memungkinkan asam lambung atau isinya kembali ke kerongkongan atas. 

Selain menyebabkan sendawa dan napas berbau enggak sedap, kondisi ini juga kerap bikin kita merasa mulas. 

 

Bakteri di Rongga Mulut

Bakteri anaerobik yang tumbuh pada gigi dan di mulut bisa memicu bau yang enggak sedap dan khas.

Seiring dengan rasa sakit, gejala pembusukan gigi lainnya dapat terjadi, termasuk sensitivitas gigi terhadap permen, panas, atau dingin.

Dalam kasus yang parah, kantong bentuk nanah menyebabkan memburuknya nyeri wajah, pembengkakan, dan demam.

Hubungi dokter gigi untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menjelaskan gejala pada tumbuhnya bakteri ini.

Baca Juga: Kurangi Konsumsi 6 Makanan Ini Kalau Tak Mau Bau Mulut Menyengat!

Infeksi Penyakit

Dari radang tenggorokan hingga infeksi sinus, beberapa penyakit dapat membuat napas kita berbau.

Ini disebut napas infeksi; di bagian belakang tenggorokan, bakteri membunuh kulit atau meradang lipatan di amandel dan menciptakan bau.

Fyi, hanya beberapa orang yang memiliki reseptor bau yang diperlukan untuk mendeteksi bau radang tenggorokan, jadi jika kita enggak mencium baunya, kemungkinan orang lain bisa.

Di sisi lain, apabila kita memiliki infeksi sinus, berikan tetesan hidung mengandung enzim yang dicampur dengan sel darah putih dapat melawan infeksi.

Untuk diagnosis yang tepat, berkunjunglah ke dokter karena penyakit-penyakit seperti radang tenggorokan membutuhkan antibiotik pengobatan.

Baca Juga: Bantu Atasi Bau Mulut, Ini 3 Rekomendasi Pasta Gigi Mengandung Daun Sirih!

 

Amandel Kotor

Amandel dibangun seperti permukaan bulan karena enggak rata dan sering kali menyebabkan potongan-potongan kecil makanan bisa terperangkap dan mengeras menjadi endapan kalsium yang menimbulkan bau enggak sedap pada mulut.

Untuk mengatasinya, berkumurlah dengan air yang mengandung sejumput garam dan baking soda.

Jika endapan enggak keluar, bicarakan dengan dokter yang mungkin merekomendasikan antibiotik.

 

 

(*)