Mengenal Istilah-Istilah Populer Dalam Pertandingan Sepakbola

By Marti, Jumat, 13 Juni 2014 | 16:00 WIB
Mengenal Istilah-Istilah Populer Dalam Pertandingan Sepakbola (Marti)

Yakin mengenal istilah-istilah populer dalam pertandingan sepakbola? Ayo ngaku, apa benar kamu merupakan pecinta bola sejati atau hanya ikut-ikutan saja? Supaya enggak malu saat menonton sepakbola dengan gebetan atau sahabat, coba simak beberapa istilah-istilah populer dalam pertandingan sepakbola.

Tiki-taka adalah gaya permainan sepak bola yang cirinya adalah umpan-umpan pendek dan pergerakan yang dinamis. Gerakan ini dilakukan saat memindahkan bola melalui berbagai jalan saat mempertahankan dan menguasai bola yang dipegang. Seperti yang dijelaskan dalam Wikipedia, tiki-taka sebenarnya adalah pengembangan taktik totaalvoetbal yang digunakan tim-tim besar seperti FC Barcelona dan Ajax Amsterdam. Gaya bermain yang mementingkan umpan pendek, kesebaran dan penguasaan di atas lainnya. Taktik ini meliputi gerakan menjelajah dan pergantian posisi antara para gelandang memindahkan bola dalam pola yang rumit. Serta umpan sentuhan sekitar satu atau dua kali tapi kuat dan tajam.

Meski namanya negatif, sebenarnya istilah ini merupakan taktik yang digunakan saat bertahan. Cara ini dilakukan untuk mengandalkan serangan balik terhadap pemain. Teknik ini masih menjadi perbincangan pecinta sepakbola yang menimbulkan pro dan kontra, karena beberapa pihak mengatakan bahwa ini adalah teknik haram. Salah satu teknik negative football yang terkenal adalah Catenaccio atau dalam bahasa indonesianya pertahanan Grendel. Taktik ini merupakan sistem yang menitikberatkan pada kekuatan pertahanan. Sehingga lawan akan kesulitan menyerang atau mencetak gol. Cirinya, kalau kita melihat libero yang berdiri bebas di belakang tiga pemain belakang dan di depan penjaga gawang. Sweeper akan mengentikan penyerang lawan dan membuang bola kepadanya.

Hand ball merupakan kesalahan pemain, kecuali pada kipper yang ada di dalam box gawang, enggak sengaja menyentuh bola dengan bagian tangan termasuk lengan. Kesalahan ini dianggap fatal dalam dunia sepak bola. Karena sepak bola menggunakan bagian kaki, dada dan kepala saat bermain, bukan dengan tangan.

Hattrick, hat-trick atau hat trick, adalah istilah saat suatu tim mendapatkan tiga kali keberhasilan dalam suatu hal setelah melakukan tiga kali percobaan secara berturut-turut. Maksudnya, pemain dalam tim ini berhasil mencetak gol sebanyak tiga kali, dalam satu pertandingan.

Offside merupakan tahapan dimana pemain diberikan bola ketika berada dekat dengan garis gawang lawan dibanding posisi pemain lawan. Biasanya luar posisi digunakan para pemain belakang sebagai bagian dari taktik untuk menjebak lawan. Tapi, kalau kita melihat ada pemain lagi menguasai bola dan melakukan dribel atau operan bola dari kaki kiri ke kanan di samping striker biru, bukan termasuk offside.

Kartu kuning merupakan peringatan saat pemain melakukan pelanggaran yang enggak sportif, atau melakukan pelanggaran terus menerus, berselisih kata atau bullying antar pemain, keluar masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, atau enggak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam lapangan.

Kartu merah merupakan kartu yang sifatnya sangat fatal. Kalau pemain diberikan dua kali kartu kuning, ia berarti mendapat satu kartu merah. Pemain yang mendapat kartu merah harus keluar lapangan dan tim diwajibkan mengganti pemain tersebut. Contoh tindakan yang bisa kena kartu merah adalah pelanggaran fisik yang membahayakan atau menyebabkan cedera pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang berusaha mencetak gol, hand ball untuk mencegah gol (kecuali kiper), pakai bahasa enggak senonoh atau bahasa tubuh yang menantang serta kiper melakukan hand ball di luar kotak penalti.

Diving adalah tindakan pemain yang sengaja atau pura-pura merasa sakit saat terjatuh atau setelah enggak sengaja tersentuh oleh lawan. Taktik ini biasanya dilakukan supaya pemain mendapat tendangan bebas, penalti, atau membuat lawan diberikan kartu merah. Kalau seorang pemain ketahuan melakukan diving, wasit akan memberikan kartu kuning. Tapi kalau pemain sengaja bikin kecurangan dengan pura-pura diving di kotak penalti dan bikin tim lawan kalah, ia diberikan sanksi tegas.

(stefanie, foto: dailymail.co.uk, cbc.ca, independent.ie, mlive.com, coachingsoccertactics.com, thekaufmannpost.net, theprideoflondon.com, blogspot.com)