CewekBanget.ID - Putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dinyatakan hilang saat berenang di sungai Aare di Swiss.
Ia diduga terseret arus sungai Aare saat berenang bersama beberapa orang kerabat termasuk sang adik, Camillia Laetitia Azzahra, pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat.
Hingga kini, proses pencarian cowok yang akrab disapa Eril ini terus dilanjutkan.
Penasaran seperti apa sungai Aare yang jadi tempat berenang putra Ridwan Kamil ini?
Langsung kepoin beberapa fakta menarik sungai Aare di Swiss seperti yang dilansir dari Bobo.ID dan Bern.com di bawah ini!
Baca Juga: 7 Fakta Putra Ridwan Kamil Emmeril Khan yang Hilang di Sungai Swiss
1. Sungai terpanjang di Swiss
Sungai Aare adalah sungai terpanjang dan mempunyai rute yang berkelok-kelok melewati desa dan kota.
Panjangnya sendiri mencapai 288 kilometer dan membentuk bentang alam yang indah.
Bahkan, Sungai Aare melewati empat danau, yaitu Danau Brienz, Thun, Wohlen, dan Biel di Swiss.
2. Terdapat banyak jembatan
Selain melewati empat danau, sungai Aare juga dilintasi banyak jembatan untuk memperlancar mobilitas masyarakat.
Salah satunya, ada jembatan tertua di Swiss, yaitu Jembatan Untertor yang selesai dibangun pada 1497.
Bahkan, Sungai Aare juga dilintasi berbagai macam jembatan kereta api dan jalan raya lho, girls!
3. Suhu sungai Aare
Pada tahun 2018, sungai Aare memecahkan rekornya sendiri: pada 4 Agustus, suhu air naik di atas rekor sebelumnya 23,5 °C dan mencapai tingkat tertinggi sejak tahun 1970.
Aare tetap hangat paling lama di 2016, saat itu masih 20°C pada 14 September.
Di 2007, suhu air enggak pernah naik di atas 18,63 °C, yang berarti berenang di sungai Aare pada tahun tersebut sangat menyegarkan!
Suhu sungai mencapai titik terendah di bulan Februari, dengan rata-rata 5,35 °C.
6. Baca Juga: Anak Pertama Ridwan Kamil Dikabarkan Hilang Saat Berenang di Sungai Negara Swiss!
FYI, suhu air dipengaruhi oleh suhu udara, laju pelepasan, intensitas sinar matahari, dan angin di atas sungai.
4. Kualitas air yang luar biasa!
Kalau kita enggak sengaja menelan air saat berenang di sungai Aare enggak perlu khawatir, girls.
Aare ternyata memiliki kualitas air yang sangat baik, lho!
Dan ini telah dikonfirmasi oleh sampel air, yang memberi peringkat Aare sebagai sungai dengan "kualitas bagus"di Uni Eropa pada tahun 2016.
Tenggorokan yang haus juga bisa memanfaatkan lebih dari 100 sumur di Kota Tua Bern, yang merupakan sumber dari air minum yang segar.
5. Memecahkan rekor dunia arung jeram
Selain berenang, salah satu olahraga air populer, arung jeram, ternyata juga bisa dilakukan di sungai Aare.
Pada tahun 2012, perlombaan arung jeram di sungai Aare berhasil mengumpulkan 1.268 orang peserta.
Mereka menggunakan perahu karet dan melintasi Kiesen sampai ke Eichholz.
Tentu, jumlah peserta ini berkali-kali lipat lebih banyak daripada sebelumnya dan memecahkan rekor dunia, karena jumlah pesertanya yang mencapai ribuan.
6. Festival Zibeleschwumme
Festival ini udah diadakan sejak 1986 oleh Swiss Lifesaving Society (SLRG).
Festival Zibeleschwumme atau Festival renang Bawang selalu diadakan pada hari Minggu keempat di bulan November.
Nantinya, ratusan perenang profesional bakal mengenakan pakaian warna-warni dan berenang di sugai Aare, meskipun suhunya mencapai 6 derajat Celcius!
Rute berenangnya dimulai dari Schonausteg dan menempuh jalur sepanjang 350 meter.
Setelah berenang dan kedinginan, mereka akan menghangatkan badan dengan menari sambil diiringi musik tradisional Swiss, teh panas, dan sup hangat.
7. Warisan budaya Swiss
Sungai Aare udah diputuskan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) sebagai warisan budaya takbenda yang dipunyai negara Swiss sejak 2017.
Hal ini karena sepanjang Sungai Aare melahirkan warisan budaya yang masih dilakukan sejak saat ini dan menjadi kebanggaan masyarakat Swiss.
(*)
Source | : | Bobo.grid.id,Bern.com |
Penulis | : | Siti Fatimah Al Mukarramah |
Editor | : | Siti Fatimah Al Mukarramah |
KOMENTAR