Ada beberapa hal yang bikin serangan panik atau panic attack terjadi. Hal ini enggak hanya memicu ciri atau tanda serangan panik, tapi juga bisa memperburuk keadaan kita kalau enggak bisa menanganinya dengan baik. Supaya lebih aware dengan masalah ini, kenali yuk hal yang bikin serangan panik atau panic attack terjadi.
Kenapa Bisa Terjadi
Alasan terjadinya serangan panik, bisa bermacam-macam. Biasanya dilatarbelakangi trauma atau rasa takut yang mendalam. Misalnya, saking gugup harus pidato di depan banyak orang kita mengalami serangan panik, padahal sebelumnya belum pernah terjadi. Situasi ini bisa juga dipicu akibat stress, perasaan berlebihan dan anxiety atau terlalu khawatir.
Baca juga: Mengenali Dan Waspada Sindrom Serangan Panik Atau Panic Attack Yang Melewati Batas Normal
Banyak orang yang mengalami masalah ini dalam hidup mereka, Gejala serangan panik yang dikatakan ringan, bisa menjadi masalah panic disorder yang membahayakan. Saat kita stress atau melalui situasi yang sangat tegang, kita merasa terancam. Karena ini tubuh kita merespon dengan mengaktifkan sistem saraf simpatik kayak adrenalin dan kortisol. Hormon ini mempersiapkan tubuh kita buat keadaan darurat. Yaitu, detak jantung kita semakin cepat, otot kita mengencang dan tekanan darah kita menjadi tinggi.
Respon ini dikenal dalam dunia medis buat melawan respon rasa takut berlebihan. Makanya, saat kita panik kita biasanya bernafas pendek atau sesak nafas. Soalnya, otak kita mendadak kekurangan oksigen yang memblokir kita berpikir rasional atau menggunakan kemampuan menyelesaikan masalah.
Baca juga: Mengenali Ciri-Ciri Anxiety Dan Cara Menghadapinya
Cara Menghadapinya
Pertama kali saat kita merasakan serangan panik jangan melakukan sesuatu yang bisa menambah rasa panik. Kalau kita salah melakukan sesuatu saat terjadi serangan panik, bisa menjadi masalah besar kalau serangan panik yang terjadi memicu serangan psikologi lain.
Coba lakukan hal sederhana seperti:
1. Senderkan tubuh kita atau duduk di lantai atau bangku dekat kita. Lemaskan otot sebisa mungkin.
2. Atur pernafasan dengan menarik nafas panjang lalu menghembuskannya dengan hitungan mundur dari angka delapan.
3. Setelah merasa lebih baik, coba minum air putih supaya lebih tenang dan otot kita menjadi lemas.
4. Kalau perut kita mulas atau merasa mual, coba oleskan minyak angin atau aroma terapi yang menenangkan di bagian tubuh kita supaya merasa lebih baik.
5. Cari bantuan ke orang dewasa dan beritahu kalau kita mengalami serangan panik.
6. Jangan pernah menyetir dalam keadaan serangan panik. Kalau terjadi serangan saat kita menyetir, segera minggir lalu tenangkan diri. Jangan pernah memaksakan diri kita menyetir kembali lebih baik hubungi orang lain yang bisa membantu kita saat itu.
Baca juga: Hati-Hati Gangguan Bipolar
(stefanie, foto: huffingtonpost.com)
KOMENTAR