Remaja Rentan Merasa Terisolasi Saat Pandemi! Dampaknya Panjang!

By Salsabila Putri Pertiwi, Senin, 22 Juni 2020 | 19:10 WIB
Drama 'When My Love Blooms' (foto : tvN via Hancinema)

Dampak Panjang 

Berkurangnya pertemuan tatap muka kita sebagai remaja dengan teman-teman akibat karantina saat pandemi bisa menimbulkan perasaan terisolasi dan berdampak jangka panjang.

Efek perasaan isolasi dan kesepian ini berdampak negatif pada remaja, terutama pada perkembangan otak, perilaku, dan kesehatan mental kita.

Menggunakan media sosial untuk berkomunikasi mungkin bisa mengurangi efek negatif dari perasaan terisolasi itu.

Baca Juga: Lebih Sedih? Yuk Balikin Mood dengan 3 Cara Mudah & Cepat Ini!

Walau begitu, para ahli menyebutkan bahwa sekolah bisa dibuka lagi, terutama untuk tingkat menengah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Blakemore mengatakan, walau karantina di rumah termasuk sementara, tapi bagi remaja beberapa bulan tetap jumlah yang besar dalam kehidupan kita.

Mengingat terampasnya kehidupan sosial remaja, Blakemore dan timnya menyarankan agar pembuat kebijakan bisa mempertimbangkan aspek kesehatan mental remaja

(*)