Kebiasaan Makan Terlalu Cepat Menimbulkan Risiko Bahaya Kesehatan!

By Salsabila Putri Pertiwi, Minggu, 25 Oktober 2020 | 17:00 WIB
Makan di restoran (buckeyevillagemanafield.com)

Anjuran Ahli

Makan roti

Dari sini kita tahu bahwa kesehatan jantung dapat dipengaruhi oleh kecepatan makan kita, di samping obesitas yang memang merupakan faktor risiko masalah jantung.

Di samping memberi anjuran untuk makan secara perlahan, American Heart Association juga merekomendasikan untuk lebih banyak makan biji-bijian, buah-buahan dan sayuran, serta lebih banyak berolahraga, sebagai cara untuk mengurangi risiko pengembangan sindrom metabolik.

Bukan cuma soal makan cepat, tren makanan cepat saji modern juga sangat enggak ideal untuk mendukung kesehatan jantung.

Baca Juga: Makanan yang Harus dan Enggak Boleh Kita Makan Selama Musim Hujan!

Ini mesti menjadi pengingat untuk kita agar tetap memprioritaskan makanan bergizi seimbang.

Penting bagi orang-orang untuk meluangkan waktu memilih pilihan sehat seimbang, daripada mengandalkan makanan siap saji karena pengin praktis.

(*)