Bad Mood Saat Haid? Bisa Karena Kualitas Tidur Buruk dan 3 Hal Ini!

By Salsabila Putri Pertiwi, Rabu, 3 Maret 2021 | 22:15 WIB
Drama 'She Would Never Know' (foto : JTBC via Hancinema)

CewekBanget.ID - Enggak bisa dipungkiri, sebagian dari kita sebagai cewek kadang merasakan perubahan mood mendadak dan suasana hati buruk menjelang dan saat menstruasi.

Bad mood saat menstruasi bisa sampai menghambat aktivitas kita kalau sudah terlalu parah.

Tapi sebetulnya kenapa kita bisa sampai enggak mood selama masa menstruasi, ya?

Baca Juga: 3 Cara Hilangkan Noda Darah Haid yang Tembus ke Seprai Saat Tidur

Serotonin Menurun

Untuk merasa bahagia, kita membutuhkan hormon serotonin yang membantu meningkatkan suasana hati, nafsu makan, dan kemampuan tidur nyenyak.

Nah, saat fase menstruasi, kadar serotonin menurun sehingga timbul perasaan sedih meski kadang enggak ada penyebab pastinya.

Selain sedih, mood kita secara umum pun jadi menurun akibat hal tersebut.

Baca Juga: Ternyata Ini Siklus Menstruasi Kucing Beserta Beberapa Tandanya!

Perubahan Nafsu Makan

Nafsu makan kita mungkin berkurang atau justru melonjak selama menstruasi.

Keduanya sama-sama dapat memengaruhi mood kita, lho! Apa lagi jika saat menstruasi kita banyak mengonsumsi makanan dengan karbohidrat tinggi.

Fyi, konsumsi makanan tinggi karbohidrat hanya dapat meningkatkan kadar serotonin dalam sekejap.

Malah setelah itu, mood kita justru anjlok dan memburuk.

Kurangnya Kualitas Tidur

Turunnya kadar serotonin juga dapat mengakibatkan kualitas tidur kita berkurang.

Seperti yang kita tahu, kualitas tidur yang buruk menyebabkan kita mudah lelah.

Kelelahan ini pun dapat memicu suasana hati yang buruk juga.

Baca Juga: Cegah Infeksi Pada Vagina Saat Menstruasi dengan 4 Cara Ini, Girls!

Enggak Olahraga

Mungkin nyeri haid atau perasaan lemas selama menstruasi membuat kita enggan berolahraga.

Padahal sebetulnya olahraga dapat berdampak baik terhadap mood dan jika dilakukan dengan benar dapat meredakan nyeri saat menstruasi.

Sementara mager atau malas bergerak lebih berpotensi membuat mood kita down dan memicu kesedihan hingga depresi.

(*)