Enggak Selalu Aman, Ini Tanda-Tanda Keluarga Kita Toxic! Waspada!

By Salsabila Putri Pertiwi, Selasa, 8 Juni 2021 | 20:35 WIB
Foto keluarga dalam kamar (gettingpersonal.co.uk)

Enggak Nyaman

Kalau kita merasa enggak nyaman atau enggak suka berada di antara keluarga, terutama di sekitar anggota keluarga tertentu, mungkin hal itu karena sifat dan perilaku mereka.

Ada beberapa situasi yang bisa menjelaskan kita enggak suka berada di sekitar mereka dan pada saat tersebut memahami bahwa mereka sangat toxic, seperti keengganan untuk berinteraksi dengan mereka.

Perasaan enggak nyaman tersebut juga bisa timbul jika mereka kerap memberikan perlakuan yang bikin kita jengah atau risih, atau sering membuat kita merasa bersalah.

Hasilnya, kita jadi gampang cemas hanya dengan berada di sekitar mereka.

Ketegangan

Konflik di dalam keluarga adalah hal normal, namun jika kita memiliki anggota keluarga yang 'beracun', bahkan perbedaan sekecil apapun bisa berubah menjadi pertengkaran besar.

Kita enggak selalu bisa memprediksi bagaimana orang itu akan bereaksi terhadap pandangan kita, dan itu bisa memicu argumen.

Anggota keluarga yang toxic juga bisa melakukan gaslighting atau melemahkan kita dan selalu menganggap semua hal personal walaupun kita enggak bermaksud demikian.

Selain itu, kita pun cenderung malas beradu argumen dengan mereka karena kerap merasa dipermainkan atau dianggap enggak serius, bahkan lebih parah lagi jika mereka sudah menyerang karakter kita secara pribadi ketika sedang berdebat.

 

 

 

Enggak Saling Menghormati Pandangan Masing-Masing

Perbedaan pandangan dan keyakinan dalam suatu kelompok sosial adalah hal yang wajar, termasuk di dalam keluarga.

Tapi kalau anggota keluarga enggak menghormati dan melecehkan pandangan yang berbeda dari apa yang mereka yakini, hal itu menandakan karakter 'beracun' yang enggak seharusnya hadir dalam lingkungan keluarga, apalagi jika hal tersebut sudah membuat kita sakit hati dan merasa kecil.

Beberapa situasi yang mungkin terjadi dalam hal ini adalah mereka enggak menghormati identitas seksual atau gender kita, serta enggak menerima dan mengolok-olok pacar atau teman kita yang berasal dari ras atau agama lain.

Bahkan ada pula situasi ketika mereka justru bicara hal-hal jelek tentang kita di ruang publik atau media sosial.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Pernah Terjebak Toxic Relationship sama Mantannya