KAPAN PUTUS-NYAMBUNG JADI TOXIC?
Cuma merasa kesepian
Putus dari pacar pasti sakit banget. Kenangan-kenangan yang pernah kita dan dia buat bersama akan terus menempel pada pikiran kita.
Ditambah lagi ketika kita merasa kesepian. Akhirnya kita kepikiran deh untuk balikan supaya bisa mengobati perasaan kesepian ini. Padahal, 99% balikan dengan alasan ini bukan jalan keluar yang tepat, lho.
Enggak bisa mengubah sikap
‘Berubah’ yang dimaksud adalah berubah ke hal yang positif. Misalnya alasan kita dan dia putus adalah karena salah satu pihak yang terlalu egois dan pemarah. Tapi setelah putus, dia mau mengubah sikapnya menjadi lebih penyabar.
Namun, jika setelah putus sikapnya tetap gitu-gitu aja dan kita memaksa buat balikan, jelas ini bukan keputusan yang tepat. Bisa-bisa hubungan kita dan dia makin toxic lagi.
(Baca juga: Teori Lengkap Hubungan Gigi Hadid dan Zayn Malik. Ada Perselingkuhan?)
Memaksa cocok
Enggak semua hal di dunia ini cocok untuk kita termasuk ketika memilih pacar. Setiap orang punya idealisme, prinsip dan tujuan masing-masing dalam hidup mereka. Hal-hal yang berhubungan sama idealisme ini kadang sulit banget diubah.
Nah, kalau sejak awal kita dan dia memiliki tujuan berbeda, tapi tetap memaksa buat dicocok-cocokin, bisa dipastikan hubungan baru yang kita jalin enggak ada bedanya sama hubungan masa lalu.
Penulis | : | Indra Pramesti |
Editor | : | Indra Pramesti |
KOMENTAR