CewekBanget.ID - Pasti ada dari kita yang sering mengandalkan menu nasi yang disajikan dengan mie instan dan telur buat sahur. Bener kaan?
Menghidangkan nasi putih dengan 'lauk' mie instan dan telur dinilai emang praktis banget!
Apalagi kalau kita rada kesiangan bangun sahurnya, kedua makanan di atas emang relatif paling cepat dan mudah proses pembuatannya.
Tapi, kalau kita keseringan makan sahur dengan nasi, mie instan, dan telur juga enggak baik lho, girls!
Karena kalau kita cuma menyantap tiga jenis makanan tersebut saat sahur, yang ada tubuh kita akan rugi!
Salah satu kerugian yang bakal kita rasakan adalah menjadi cepat lapar saat puasa.
Selain itu ada kerugian apa lagi, ya? Yuk kita kepoin penjelasan para ahli mengenai menu sahur 'nasi + mie instan + telur' dilansir dari Kompas.com!
Baca Juga : Inspirasi 4 OOTD Hijab Buat Bukber Harga Rp 500 Ribuan ke Bawah!
1. dr. Radhiyatam Mardhiyah, Sp.PD
Dokter Radhiyatam, Spesialis Penyakit Dalam di Klinik Penyakit Dalam, RS Pondok Indah - Bintaro Jaya menjawab pertanyaan ini dalam acara live Facebook Kompas.com yang bertajuk “Tetap Fit Saat Berpuasa", Jumat (3/5/2019).
Dokter Dyah menuturkan, mau sengantuk apa pun kita saat bangun sahur, sebaiknya tetap mengutamakan makan makanan yang bergizi tinggi dan seimbang.
Kita enggak bisa hanya makan makanan sahur yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak aja, melainkan harus diimbangi dengan sayur dan buah.
Kalau kita cuma sahur dengan nasi, mie instan, dan telur aja, dr. Dyah menjelaskan kalau konsumsi akan karbohidrat pada tubuh kita akan jadi berlebihan, sementara kebutuhan gizi lainnya yang harus didapatkan malah enggak terpenuhi.
2. dr Samuel Oetoro, SpGK
Dokter Samuel juga mengungkapkan pendapat yang serupa, dilansir dari artikel Kompas.com, 31 Mei 2017.
Dirinya menyarankan agar kita sahur dengan makanan yang mengandung bahan-bahan sumber energi, protein, lemak, serta serat.
Idealnya, sahur terdiri dari beras merah atau karbohidrat lain yang tinggi serat, ikan dan ayam yang enggak digoreng sebagai sumber protein dan lemak sehat, serta sayur dan buah yang tinggi air.
Dokter Samuel justru melarang dengan tegas untuk makan sahur hanya dengan nasi, mie instan dan telur aja.
Dirinya menuturkan kalau hal tersebut salah karena kita cuma menerima asupan karbohidrat aja.
Selain kebutuhan gizi yang enggak terpenuhi, makan sahur dengan 3 makanan tersebut ternyata bikin kita cepat lapar!
Baca Juga : Pakai 1 Model Rok Mini yang Sama, Anak Uya Kuya, Cinta Kuya Bisa Ciptakan 3 Gaya Kasual Berbeda!
3. Dokter Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp. GK
Sementara itu, dr. Juwalita yang merupakan Spesialis Gizi Klinis dari RS Pondok Indah – Pondok Indah punya pendapat yang sedikit lebih positif mengenai menu ini bila dimodifikasi dengan tambahan sayur.
Ia menuturkan kalau makan sahur dengan nasi, mie instan diperbolehkan, asal serat dan proteinnya mencukupi.
Serat dan protein ini didapatkan dengan menambahkan telur atau daging, dan sayur atau buah ke menu nasi dan mie instan.
Tapi, kita harus pastikan jumlah seratnya proporsional dengan jumlah karbohidratnya, ya!
FYI, 100 gram sayur mengandung 2-3 gram serat, sementara 100 gram nasi mengandung 40 gram karbohidrat.
Dokter Juwalita juga mengatakan kalau kelebihan karbohidrat akan bikin kita mudah mengantuk.
Dirinya menjelaskan seberapa pentingnya untuk mengonsumsi makanan kaya akan serat saat sahur.
Serat larut mampu memperlambat pencernaan sehingga kita akan merasa kenyang lebih lama.
Enggak cuma itu, kolesterol total dan LDL juga akan menurun. Begitupun dengan respons glukosa setelah makan.
Sedangkan serat enggak larut bisa meningkatkan motilitas dan mencegah konstipasi, menurunkan risiko diabetes melitus, dan meningkatkan sensitivitas insulin. (*)
Baca Juga : Tampil Santun Selama Ramadan Pakai 6 Gamis Syar'i ala Mantan Baim Wong, Vebby Palwinta
Penulis: Shierine Wangsa Wibawa (kompas.com)