CewekBanget.ID -Dimomen Idul Adha, biasanya kita akan lebih banyak mengonsumsi daging ya, girls. Entah itu daging sapi atau daging kambing.
Pernah enggak sih merasa pusing setelah makan daging?
Apakah hal ini jadi tanda yang berbahaya buat kesehatan tubuh kita?
Biar enggak penasaran, mending kita cari tahu apa aja yang bisa menyebabkan kita merasa pusing setelah makan daging seperti yang dilansir dari Bobo.ID berikut ini!
Baca Juga: Suka Pusing Berkunang-kunang saat Bangun Tidur? Coba Konsumsi Ini!
1. Kandungan dalam Daging
Tyramin merupakan salah satu kandungan yang diproduksi oleh daging merah.
Kandungan ini akan muncul ketika daging mentah yang belum dimasakenggakdikemas dengan baik.
Senyawa initernyata bisamenyebabkan migrain dan kepala pusing.
Begitu juga dengan kandungan zat besi pada daging merah. Mengonsumsi zat besi secara berlebihan dapatmengakibatkan pusing.
Salah satu penyakit yang menyerap kadar zat besi terlalu tinggi adalah hematokromatosis.
Penyakit ini akan menyebabkan timbulnya rasa pusing setelah makan makanan yang tinggi akan zat besi.
Terlalu banyak makan daging juga bisa menyebabkan kita keracunan zat besi, lho!
Ini biasanya akanmenimbulkan gejala dalam waktu enam jam setelah overdosis dan dapat memengaruhi berbagai organ tubuh vital.
Mulai dari saluran pernapasan, paru-paru, lambung, usus, jantung, darah, hati, kulit, dan sistem saraf.
Secara umum, gejala keracunan zat besi termasuk mual, muntah, pusing, diare, nyeri perut, gelisah, dan mengantuk.
Dalam kasus yang serius mungkin akan menyebabkan napas cepat, jantung berdebar, pingsan, kejang, dan tekanan darah rendah.
2. Tekanan darah naik
Daging merah memang memiliki kandungan yang dapat menyebabkan naiknya tekanan darah.
Baca Juga: Idul Adha, 5 Bagian Daging Sapi Ini Kandungan Gizinya Paling Tinggi!
Hal ini dikarenakan kandungan kolesterol yang tinggi pada daging.
Tekanan darah tinggi ini dapat memicu penyakit hipertensi yang membuat sakit kepala atau pusing.
Kalaumerasa sakit kepala setelah memakan daging, ada baiknyakita segera periksa tekanan darah dan kadar kolesterol untuk mendapatkan penanganan yang tepat, ya!
3. Rahang bekerja terlalu keras
Memasak daging merahenggak selalu mudah dan bisa aja ada kesalahan seperti daging menjadi terlalu keras.
Daging yang dimasakenggak sempurna akan menjadi keras dan sulit dikonsumsi.
Nah, pada akhirnya ini akan membuat kita harus bekerja keras untuk mengunyahnya.
Rahang yang bekerja terlalu keras ketika mengunyah madaging dapatmenimbulkan sakit kepala.
4. Keracunan makanan
Daging yang terkontaminasi berbagai bakteri, sepertiSalmonella,E.colli,atauListeriabisa menyebabkan keracunan.
Apalagi kalau kitaenggak mengolah daging dengan cara yang tepat.
Enggak cumamembuat nutrisi pada daging berkurang, tapi juga bisa menyebabkan keracunan.
Keracunan makanan bisa terjadi beberapa jam atau beberapa hari setelah daging dikonsumsi.
Gejala keracunan makanan umumnya meliputi sakit perut, mual dan muntah, pusing dan diare.
(*)
Baca Juga: Idul Adha Rawan Makan Daging Banyak, Gini Tips Makan Daging yang Sehat